• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Aktivitas Kapal Trawl Semakin Mendekat Perairan Laut Toboali

Kamis, 04 Juli 2019 | 20:16 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Nelayan Batu Perahu, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menilai aparat hukum di wilayah ini melakukan pembiaran terhadap aktivitas kapal trawl yang beroperasi di sejumlah perairan yang ada di Kecamatan Toboali.

Padahal, kapal penangkap ikan menggunakan jaring trawl, notabenya dilarang keras beroperasi lantaran alat tangkap tersebut dapat menyebabkan kerusakan sumber daya ikan dan lingkungannya semakin parah dan beroperasi semakin di pinggir laut Toboali.

"Trawl sudah semakin parah dan bahkan beroperasi sudah semakin dipinggir.
Malahan seingat saya sudah tiga kali trawl menabrak jaring nelayan tradisional.Meskipun atas rusaknya jaring itu, dilakukan penggantian oleh pihak koordinator," ujar perwakilan Nelayan Batu Perahu Kodi Midhari, Kamis (4/7).

Kondisi ini tentunya turut disesalkan oleh pihaknya, apalagi salah satu perwakilan aparat hukum turut mengetahui pergantian jaring nelayan yang rusak tersebut. Makanya Kodi menilai aktivitas trawl benar-benar dibiarkan oleh aparat karena tidak ada tanda akan berhentinya aktifitas trawl tersebut.

"Saya sudah beberapa kali menyampaikan aktivitas trawl, TI apung dan compreng ditujukan ke aparat hukum. Tapi sampai hari ini aktivitas masih marak di perairan laut Toboali. Parah kalau begini terus," ungkap dia.

Perlu diketahui, bahwa tambang inkonvensional (TI) apung dan kapal trawl di perairan laut Toboali itu jelas-jelas melakukan pelanggaran serius sehingga kinerja aparat hukum dipertanyakan. Seharusnya aparat hukum tahu mana hak dan mana kewajiban.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com