• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Belum Terakreditasi, BPJS Akan Putuskan Kerjasama Dengan RSUD Sejiran Setason

Rabu, 26 Juni 2019 | 15:48 WIB
Loading...
Klikbabel.com, Muntok - Direktur RSUD Sejiran Setason, dr Yudi Wijaya mengatakan pihak BPJS Kesehatan akan memutuskan kerjasama jika RSUD Sejiran Setason belum terakreditasi. Ia khawatir apabila pihak BPJS memutuskan kerjasama maka itu akan berdampak pada pelayanan masyarakat. 
 
"Saat ini BPJS masih, tapi ya sudah ada warning sih, karena dengan ancaman untuk putus kerjasama itu. Yang kami khawatirkan, kalau putus kerjasama itu, masyarakat tidak mendapat kan pelayanan rujukan," kata Yudi, Rabu (26/06/2019 ).
 
Menanggapi hal tersebut, pihaknya telah membentuk Tim Akreditasi yang dipimpin oleh Dokter Spesialis pada bulan mei 2019 lalu. Kemudian, pihaknya mengajukan usulan untuk dilakukan survei ke KARS ( Komisi Akreditasi Rumah Sakit ) yang ada di Jakarta.
 
"Kami sudah mendapat balasan, bahwa KARS bersedia untuk mensurvey kami , survey ulang karena sebelumnya kan sudah di akreditasi. Survey itu tanggal 1 - 4 Juli ini. Insya Allah mudah - mudahan dengan kondisi yang ada ini, kita bisa terakreditasi," jelasnya.
 
Sebelumnya, menurut Yudi, tahun 2016 RSUD Sejiran Setason pernah Terakreditasi, akan tetapi di tahun 2017 dan 2018 belum pernah dilakukan evaluasi lagi hingga masa akreditasi itu habis pada tahun 2019 ini. 
 
Pihak RSUD Sejiran Setason pun pernah mengirimkan surat ke KARS agar dilakukan survey di tahun 2018, namun pihak KARS menolak karena pada saat itu Direktur RSUD Sejiran Setason bukan dari tenaga medis.
 
"Jadi memang syarat Direktur rumah sakit itu baik Permenkes maupun Permendagri, Perpresnya juga ada, direktur rumah sakit itu harus tenaga medis, baik dia dokter maupun dokter gigi, boleh. Itu kendala nya kemaren," ungkapnya lebih lanjut.
 
Yudi menambahkan akreditasi pada rumah sakit memang penting dilakukan. Bukan sekedar untuk bekerjasama dengan BPJS, tapi lebih bagaimana agar meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. 
 
"Karena kalau kita sudah terakreditasi, apapun yang dikerjakan rumah sakit ini artinya sudah dilegitimasi oleh Komisi Akreditasi, artinya sudah layak dan memenuhi standard," pungkasnya.
Loading...


Penulis  : Ira
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com