• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Anggaran Penyelenggaraan Duta Wisata Basel Dikurangi, Tatang : Kita Lebih Mengedepankan Output

Jumat, 14 Juni 2019 | 22:15 WIB
Kasi Kelembagaan SDM dan Pariwisata Basel Tatang. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Pemilihan duta wisata tingkat Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2019 baru saja selesai digelar beberapa hari lalu. Azriel Satrya Bima dan Melva Hilderia Sibarani terpilih menjadi Duta Wisata Basel.

Namun, dibalik proses pemilihan bujang dan dayang di Negeri Junjung Besaoh tersebut, beredar kabar penggunaan anggaran dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut terdapat penyimpangan. Dikabarkan seharusnya, para peserta menginap selama proses karantina, namun fakta di lapangan tidak demikian.

Disamping itu, seremonial acara puncak dinilai tidak terlalu megah sejak dimulai tahapannya pada dua bulan lalu hingga 11 Juni kemarin.

Menanggapi hal itu, Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Basel Nirmayani melalui Kasi Kelembagaan SDM dan Pariwisata Tatang memberikan jawabannya terkait informasi tersebut.

"Proses penyelenggaraan pemilihan duta wisata Basel pada tahun 2015 memang sama seperti kabupaten lainnnya. Ada acara seremonial dan segala macamnya. Namun, dari sisi outputnya dibalik penyelenggaraan yang demikian dinilai tidak begitu maksimal. Akhirnya anggaran pun dikurang," kata Tatang, Jumat (14/6).

Seperti tidak adanya anggaran inap karantina. Pihaknya pun saat ini bukan lagi menunggu, tetapi jemput bola dan hunting mencari duta wisata terbaik. Hari puncaknya pun digelar bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri. Sebab, anak-anak Basel yang kebanyakan berada diluar ada di kampung halamannya.

"Dengan pak Bupati yang sekarang ini kan kita ditekankan untuk mengejar outputnya. Outputnya tujuannya mencari yang berkualitas, bukan hanya sekedar duta wisata tingkat kabupaten saja, tetapi mampu bersaing ditingkat nasional. Alumni duta wisata tahun sebelumnya difasilitasi untuk hunting, diluar yang mendaftar resmi ke kita," ujar Tatang.

Seremonial malam bakat pun tetap digelar dengan mengundang para orang tua peserta. Namun memang dikurangi seremonial di tingkat kabupaten yang biasa digelar terlalu berlebihan. Terbukti, dengan lebih mengedepankan output sejak tiga tahun lalu, tahun 2018 bujang dayang Basel berhasil meraih juara pertama ditingkat provinsi dan juara dua ditingkat nasional.

"Harapan kita dengan duta wisata tahun ini bisa berprestasi seperti tahun kemarin. Kalau bisa tembus provinsi dan tingkat nasional kita yang megang, tahun kemarin itu kan bujang dayang sepasang semuanya dari Basel. Belum pernah terjadi sama sekali, nasional juara dua. Kita pikir itu efek dari kita fokus ke outputnya tadi," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com