• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Status Samsul Bahri, Anggota DPRD Bangka Selatan Terpilih Terancam Batal

Rabu, 12 Juni 2019 | 23:18 WIB
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Babel menjatuhkan vonis terhadap Caleg Partai Gerindra dan anggota DPRD Basel aktif, Samsul Bahri, selama 3 bulan pidana percobaaan 6 bulan, denda 1.000.000 subsider 1 bulan. Ini artinya, upaya banding yang dilakukan terdakwa ke PT Babel tak berdampak signifikan. 

Awalnya, dia yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Basel tersebut terbukti terlibat pidana Pemilu penggunaan fasilitas negara berupa Mobil Dinas (Mobnas), saat berkampanye dan telah dijatuhi vonis oleh PN Sungailiat dengan pidana 6 bulan. Dia lalu mengajukan banding ke PT Babel.

Meski vonis yang dijatuhkan PT Babel lebih ringan dibandingkan putusan PN Sungailiat beberapa waktu lalu, statusnya sebagai anggota DPRD Basel terpilih periode 2019-2024 terancam dibatalkan. Sebagaimana ketentuan aturan PKPU nomor 5 tahun 2019 pasal  39 nomor 1 huruf (d).

"Yang terbukti melakukan pelanggaran larangan kampanye sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang undangan mengenai kampanye Pemilu. Berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkrah) akan digantikan calon yang memperoleh suara sah terbanyak berikutnya," jelas Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Basel Muhidin, Rabu (12/6).

Saat ini, KPU Basel masih berkordinasi dengan KPU Babel dan pusat. Namun secara aturan PKPU, jika calon terpilih yang terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah oleh pengadilan, maka KPU, KPU provinsi, kabupaten/kota menetapkan calon yang memperoleh peringkat suara sah terbanyak berikutnya.

Sebagai calon terpilih anggota DPR, DPD,  DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota dan menuangkan ke dalam berita acara. Sebelumnya, JPU kejari Basel menuntut Samsul Bahri dengan dua bulan pidana penjara. Dia dinyatakan bersalah karena telah menggunakan fasilitas pemerintah berupa kendaraan dinas Honda CRV warna putih plat merah BN 8 E saat berkampanye. 
"Dalam amar putusannya, Samsul Bahri dijerat Pasal 521 junto Pasal 280 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 3 bulan dan denda sejumah 1.000.000 dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak di bayar di ganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan," ujar Kasi Pidum Kejari Basel Deny, Rabu (12/6).

Deny kembali memaparkan isi salinan amar putusan Samsul Bahri, memerintahkan pidana tersebut, tidak perlu di jalani, kecuali dikemudian hari terdakwa dengan putusan hakim, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebelum, lalu tempo masa percobaan yang lamanya enam bulan.

Samsul, merupakan saat Pemilu serentak 17 April tahun 2019 kemarin meraup suara terbanyak dari partai Gerindra di Dapil 1 Kecamatan Toboali. Tercatat jumlah suara pribadi Samsul Bahri sebanyak (881) dan suara total partai (3.523). Sementara, diurutan kedua ada nama Iskandar, yang hanya selisih puluhan suara dengan Samsul Bahri.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com