• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Desa Kepoh Kerjasama dengan UGM untuk Masterplan Wisata Mangrove

Jumat, 31 Mei 2019 | 14:30 WIB
Kades Kepoh Bangka Selatan Udayasa. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Beberapa desa di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta membuat perencanaan (masterplan) pengembangan wisata hutan mangrove. Salah satunya Desa Kepoh, Kecamatan Toboali.

Kades Kepoh Udayasa kepada klikbabel.com, Jumat (31/5) menjelaskan, adanya hutan bakau atau yang sering diartikan hutan mangrove di sepanjang alur Sungai Desa Kepoh membuat pihaknya tertarik untuk memanfaatkan potensi alam itu untuk menjadi objek wisata daerah.

"Kalau kita ini kan baru mulai, baru dasarnya, kita sudah menghubungi dinas pariwisata kemarin. Rencananya kita akan kerjasama dengan UGM, ada juga beberapa desa lain untuk pembuatan masterplannya. Soal perencanaan ini, memang mereka yang bantu, supaya anggarannya tidak sia-sia lah," ujarnya.

Sebab kata dia, pemerintah desa masih terbilang awam untuk memulainya sendiri. Maka dari itu, pada tahun ini pihaknya tetap memulainya, namun dari yang kecil dahulu. Yakni membuat beberapa saung. Seiring berjalannya waktu, akan dilengkapi dengan perahu wisata, spot mancing dan kuliner.

"Kepoh ini kan letak geografisnya diujung, kalau tidak ada yang istimewa, masyarakat gak mungkin datang. Jadi, kita cari apa yang menariknya dari desa ini. Kalau wisata mangrove lain kan cuma jalan-jalan dari bakau ke bakau, tapi kan di kita naik perahu saja sudah berwisata," terangnya.

Bedanya dengan yang lain, saat berada di muara sungai mangrove Kepoh akan terlihat beberapa desa lainnya seperti Tukak, Sadai dan Pulau Tinggi. Dia berharap, dengan kehadiran wisata mangrove nanti dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com