• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Keripik Pisang Roemah Daeba, Gurihnya Bikin Nagih

Senin, 27 Mei 2019 | 09:48 WIB
Keripik pisang Roemah Daeba Pangkalpinang. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Memiliki niat untuk memperoleh penghasilan tambahan dan memberdayakan tetangga sekitar, memotivasi Nikke untuk mengelola pisang menjadi makanan ringan. Pilihan jatuh pada keripik pisang. Ternyata, naluri bisnisnya tidak meleset. Minimal, saat ini ia sanggup memproduksi dan menjual keripik pisang hingga 80 kilogram setiap minggunya. Siapa sangka usaha yang beralamat di Jalan Bandeng, Gang Patin I, Kelurahan Rejosari, Pangkalbalam, Pangkalpinang ini, berawal dari kefrustrasian Nikke yang melihat kurangnya pemberdayaan ibu-ibu di lingkungan sekitar.

“Waktu itu tepatnya 2018 saya mulai berpikir bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Bermodal uang seadanya, saya coba olah beberapa tandan pisang menjadi keripik. Saya kemas di dalam plastik kecil, kemudian dititip di warung dan teman-teman,” ujarnya, Senin (26/5). Awalnya respon pembeli biasa saja, sehingga banyak keripik pisang yang tidak terjual. Meski demikian, ia tidak menyerah. Ia coba melakukan evaluasi kekurangan produknya. Mulai dari bentuk, rasa, kemasan hingga kuantitas produk saat dikemas. Koreksi ini ternyata tidak sia-sia. Usai memperbaiki kualitas, keripik pisang produksinya mulai mendapat tempat di hati konsumen.

Perlahan tapi pasti, usahanya terus berkembang. Kemasan juga dibenahi, dengan memakai merk “Roemah Daeba". Keripik pisang berbagai rasa mulai di produksi. Pemasaran pun meluas tidak hanya di tujuh kabupaten/kota se Provinsi Bangka Belitung, tapi hingga provinsi tetangga seperi Jakarta, Lampung, Sumatera Selatan hingga Bali. Hal ini karena Nikke memodifikasi rasa keripik pisang tidak hanya original, tetapi juga ada rasa cokelat, susu, balado, green tea dan lainnya. Tidak salah, jika usaha ini perlahan demi perlahan berhasil meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Bahkan, saat ini ia sudah mempekerjakan tiga orang karyawan yang diambil dari tetangga sekitar. "Banyak-banyak bersyukur bisa memberdayakan para tetangga," ucapnya.

Namun sayangnya, di tengah kesuksesannya merintis usaha, saat ini Nikke mengaku kesulitan mendapatkan bahan baku pisang yang menjadi bahan baku produknya. "Apalagi saat mendekati lebaran seperti ini, permintaan pesanan sangat banyak. Sementara bahan baku lumayan sulit didapat," kata dia. Untuk mengatasi hal tersebut, tak jarang honorer di salah satu instansi di Pemprov Babel ini mengaku langsung terjun langsung ke kebun-kebun warga untuk mencari bahan baku. "Semua demi pelanggan. Jangan sampai mereka kecewa," jelasnya.

Saat ini, Nikke mengaku pesanan mendekati Hari Raya Idul Fitri 2019 ini membludak. Namun, ia komitmen memenuhi semua permintaan. Ditanya soal cara penjualan, Nikke mengaku memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram dan whatsapp. "Mereka yang sudah merasakan umumnya saling bercerita ke teman lainnya sehingga ikut terbantu promosinya. Apalagi sekarang ini zaman medsos. Kita ikut promosikan disana. Baik di facebook, instagram dan lainnya," ucapnya.

Nikke berharap, usahanya yang tengah digelutinya semakin besar sehingga bisa terus memberdayakan masyarakat lainnya. "Semoga saja. Tentu berharap bisa besar lagi," harapnya. Bagi masyarakat yang ingin mencoba tak ada salahnya mencoba keripik pisang Roemah Daeba. Dijamin, gurihnya bikin ketagihan.
 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com