• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Empat Wilayah Berebut Jadi Ibu Kota Baru Indonesia

Selasa, 07 Mei 2019 | 09:19 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Ke daerah mana ibu kota Indonesia akan dipindahkan? Hingga kemarin pemerintah masih melakukan kajian. Namun, empat daerah telah menyampaikan antusiasme dan kesiapannya untuk ditempati. Keempat daerah dimaksud adalah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Sulawesi Barat (Sulbar). Kemarin empat kepala daerah dimaksud diundang ke Jakarta untuk menjelaskan keunggulan daerah masing-masing dan berdiskusi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Klik Juga : Ustaz Bachtiar Nasir Tersangka Pencucian Uang

Keempat kepala daerah yang hadir ke Istana Negara adalah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Gubernur Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Prasarana Wilayah Bappeda Yusliando, dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, misalnya, menawarkan tiga lokasi untuk menjadi ibu kota baru. Ketiga daerah tersebut adalah Palangkaraya dengan ketersediaan lahan yang disiapkan 66.000 hektare lebih, Kabupaten Katingan 120.000 hektare lebih, dan Kabupaten Gunung Mas 121.000 hektare lebih. "Ketersediaan air sangat melimpah karena dikelilingi daerah aliran sungai (DAS) dengan luas wilayah Kalteng yang 1,5 kali luas Pulau Jawa," ujar Sugianto Sabran dalam diskusi bertajuk 'Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara' di Kantor Staf Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor juga menegaskan wilayahnya sangat cocok dijadikan ibu kota. Dia menyebut masyarakatnya sangat ramah dan terbuka terhadap siapa pun yang ingin membangun Kalsel. Kalsel juga memiliki bebatuan yang berumur sangat tua sehingga menyebabkan provinsi itu terhindar dari bencana geologi. "Ketersediaan air bukan menjadi masalah karena Kalsel dikelilingi oleh Pegunungan Meratus dengan konstruksi tanah yang kuat," kata Sahbirin Noor. Adapun Kepala Bidang Prasarana Wilayah Bappeda Kaltim Yusliando mengungkapkan daerahnya menawarkan empat lokasi sebagai ibu kota baru yaitu Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Keempatnya layak karena daerahnya mudah terjangkau dan aman dari bencana. "Aksesibilitas mudah. Dari segi kebencanaan tidak pernah ada bencana gempa. Kami cenderung tidak terpengaruh oleh ring of fire," tutur Yusliando.

Kaltim bahkan telah memiliki seperti apa wajah ibu kota nantinya, yakni konsep Forest City. Hal ini karena daerah yang ditawarkan memiliki kawasan hutan yang luas. "Keunggulan Kaltim, kurang lebih 70 persen kawasan hutan. Tidak pernah ada gejolak sosial dan keamanan, jadi tidak menjadi masalah apabila ada urbanisasi. Di lokasi (usulan) ibu kota negara penduduknya masih sedikit," ucapnya. Dia juga menyebut Kaltim memiliki sejumlah infrastruktur yang sudah ada (existing) seperti bandara, bendungan, hingga rumah sakit.

Tidak mau kalah dengan tiga provinsi di Kalimantan, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar juga menyatakan kesiapannya jika ibu kota dipindahkan ke Sulbar. Dia menyebut Sulbar layak karena sejumlah faktor seperti dari segi geografis letaknya tepat di tengah Indonesia dan memiliki kedalaman yang bagus untuk pelabuhan dan diapit Samudera Indonesia dan Pasifik. "Termasuk saat ini sudah ada dua bandara yang beroperasi. Sejauh ini sementara dibenahi untuk memenuhi standar internasional. Bandaranya ada di pegunungan, ada di pesisir. Termasuk pelabuhan juga sangat bagus," kata mantan Bupati Polman dua periode itu.

Ali juga menyebut Sulbar memiliki hutan yang belum terjamah dan sumber air ada tujuh sungai utama dan puluhan sungai kecil melintang di Sulbar dan memiliki potensi sumber daya terbarukan. "Kalau pertanian kita kirim ke daerah luar, Jawa, termasuk ke Kalimantan, baik itu beras, jagung, maupun banyak lagi. Kita juga ada daerah pesisir, perbukitan atau pegunungan, daratan. Tinggal diatur nanti kalau memang jadi," ungkapnya.

Loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com