• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ketua KPU Bangka : Saksi Bisa Ajukan Komplain Tapi Disertai Bukti

Rabu, 01 Mei 2019 | 19:07 WIB
Pleno KPU Bangka. Foto ; Rama/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka menggelar Rapat Pleno Terbuka, rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Bangka, Rabu (1/5/2019) hari ini, di Sekretariat KPU Bangka, Jalur Dua, Kecamatan Sungailiat.

M Hasan, Ketua KPU Kabupaten Bangka menjelaskan, rekapitulasi hasil perolehan suara ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak 17 April 2019, setelah pencoblosan dimulai dari tingkat TPS, PPS, PPK dan saat ini ditingkat KPU Kabupaten Bangka.

Ia melanjutkan, dimulai sejak usai pencoblosan pada hari H pemilihan umum (pemilu), rekapitulasi langsung dilakukan oleh pihaknya. "Rekapitulasi perolehan suara ini sudah kita mulai dari setiap tahapan-tahapan, dan hari ini, dan saat ini dilaksanakan tingkat Kabupaten Bangka," ungkapnya.

Hasan menuturkan, dalam rapat pleno terbuka hari ini, para saksi pasangan calon (paslon) atau partai politik bisa mengajukan komplain yang juga harus disertai buktinya.

Rapat pleno terbuka ini, diharapkan tetap berjalan kondusif dan lancar, walaupun nantinya terdapat protes dari para saksi paslon maupun partai politik. ''Untuk sampai saat ini, rapat pleno kita Alhammdulillah tetap berjalan lancar,'' ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka, Corry Ihsan diwaktu yang sama menyampaikan, pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 di Kabupaten Bangka berjalan aman dan lancar. Diharapkan juga olehnya, dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara pun bisa berjalan damai. 

Hingga saat ini, diterangkan Ketua Bawaslu tersebut, beberapa laporan memang sudah ada yang disampaikan ke Bawaslu Bangka terkait penghitungan di TPS, dan rekapitulasi di tingkat PPS dan PPK. "Untuk kita (Bawaslu) sendiri, terus melakukan pengawasan mulai dari tahapan awal hingga saat ini, ada beberapa catatan yang kami teruskan ke KPU,'' tutur Corry.

Berdasarkan kabar di nasional, dirinya menilai bawaslu dan KPU memang terkesan menjadi sorotan negatif oleh publik, namun ia memastikan untuk di daerah sendiri tidak seperti itu.

Hal tersebut dikarenakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi sejak awal dengan koordinasi bersama semua pihak untuk menjaga kondusifitas. ''Karena itu, demokrasi di Kabupaten Bangka kita nilai sampai sekarang berjalan dengan baik. Nah, bagi saksi-saksi parpol maupun paslon, di rapat pleno ini, mereka bisa melakukan protes. Tapi disertai bukti-buktinya," pungkas Corry.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com