• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Persiapan Pemilu di Lapas Bukit Semut Sudah Final

Selasa, 16 April 2019 | 11:56 WIB
Kondisi TPS yang didirikan di Lapas Bukit Semut, Sungailiat kabupaten Bangka. (Foto : Ramandha/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Sungailiat - Proses persiapan Pemilihan Umum (pemilu) Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) serta pemilu legislatif di Lembaga permasyarakatan (Lapas) Bukit Semut, Sungailiat terlihat sudah siap seiring selesainya pendirian Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal tersebut berdasarkan pantauan klikbabel.com, di Lapas Bukit Semut, Selasa (16/4/2019). Menurut Fakhri, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Bukit Semut, Sungailiat, hingga saat ini persiapan sudah dapat dikatakan 100 persen. ''Tinggal kita membenahi apa yang kurang baik dari segi penataan,'' jelasnya.

Ia melanjutkan, pada pemilu tahun ini, dinilainya cukup membuat pihaknya bekerja ekstra. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, di lapas Bukit Semut sendiri hanya terdapat 1 TPS, namun saat ini bertambah menjadi 2 TPS. ''Untuk pemilu-pemilu belakangan, Kita cuma 1 tapi untuk pemilu ini karena mata pilih ada sekitaran 300, jadi itu harus 2 TPS. TPS kita berada di lapangan di tengah-tengah lapangan,'' ungkapnya.

Fakhri mengakui, sebelumnya pihak lapas sudah melakukan simulasi pencoblosan yang melibatkan para warga binaan. Dalam penerapannya pada hari H nanti, dikatakan Plh Kalapas tersebut, para warga binaan saat melakukan pencoblosan akan dikeluarkan menuju TPS dengan cara bergantian. ''Mereka (warga binaan) ini kan dikeluarkan berangsur-angsur, per kamar. Kalau sudah melaksanakan haknya mereka akan dimasukan kembali ke kamar tahanan,'' lanjutnya.

Fakhri juga menyampaikan, para warga binaan di Lapas Bukit Semut sangat antusias untuk mengikuti proses pemilu. ''Antusias mereka tinggi, karena namanya pesta demokrasi lima tahun sekali,'' tutur Plh.

Untuk jumlah mata pilih di lapas Kelas II B, Bukit Semut sendiri, hingga Selasa, H-1 pelaksanaan pemilu, tercatat berjumlah 94 orang Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan 292 orang untuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). ''Sebelumnya kita sempat kewalahan, karena jumlah warga disini kan sewaktu-waktu bisa berubah. Kita harap nanti mereka juga dapat benar-benar memilih pemimpin sesuai hati nurani mereka,'' tutup Fakhri.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com