• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Justiar Minta Kecamatan Fasilitasi Penyimpanan Logistik dan Proses Rekapitulasi

Rabu, 10 April 2019 | 08:35 WIB
Bupati Basel, Justiar Noer memberikan sambutan pada acara Rakor jelang Pemilu 2019 oleh Bawaslu Basel. (Foto : Devi Putra/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Toboali - Bupati Justiar Noer membuka langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bersama para stakeholder, Selasa (9/4/2019) di Wendy Coffe & Friends, Desa Gadung, Toboali. 

"Kita berikan apresiasi kepada bawaslu untuk kegiatan ini. Saya minta kepada seluruh camat untuk dapat berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan. Membantu memfasilitasi tempat untuk penyimpanan logistik dan proses rekapitulasi," ujarnya. 

Selain para camat diminta agar bisa berkoordinasi dengan pihak penyelenggara agar mereka bisa menyampaikan apa yang perlu dibantu oleh Pemkab Basel melalui kecamatan, Satpol PP juga harus terus berkoordinasi terkait teknis penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) jelang minggu tenang nanti.

Ketua Bawaslu Basel Sahirin menambahkan, diharapkan kepada seluruh stakeholder yang ada di Basel untuk dapat berperan aktif dalam mengawal proses penyelenggaraan Pemilu tahun 2019. Bawaslu sendiri, telah mempersiapkan 632 orang personel dari tingkat kabupaten sampai dengan pengawas TPS.

"Kami juga punya 506 agen pengawasan yang tersebar di seluruh wilayah Basel yang terdiri dari pelajar SMA dan SMK atau MA. Banyak hal yang telah kami lakukan, mulai dari pembekalaan panwascam, panwaslu kelurahan atau desa dan pengawas TPS," sebutnya. 

Sejumlah kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada peserta pemilu dan pemilih tentang aturan pemilu juga telah dilakukan. Beberapa pekan terakhir, bawaslu juga sudah mulai melakukan patroli Pemilu untuk menjaga kondusifitas demokrasi di daerah ini. Dia mengingatkan, KPU beserta jajaran untuk mempersiapkan dan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

"Mulai pada saat pendistribusian logistik ke TPS, apalagi dengan kondisi surat suara yang terbuat dari kardus. Melakukan monitoring terkait penguatan SDM KPPS sehingga tidak hanya membebankan kepada PPS saja. Karena dari hasil supervisi, masih banyak anggota KPPS yang belum memahami teknis pemungutan dan penghitungan suara," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com