• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


BPN Prabowo Klaim Jumlah Massa Patahkan Hasil Survei Menangkan Jokowi

Rabu, 10 April 2019 | 13:05 WIB
Kampanye Capres Prabowo.
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Sugiono memaparkan hasil kampanye Prabowo di sejumlah daerah selama masa kampanye terbuka. Hasilnya, massa pendukung Prabowo yang datang ke lokasi lebih banyak ketimbang massa pendukung Capres nomor urut 01 Joko Widodo. Sugiono memperlihatkan kegiatan kampanye Prabowo melalui rekaman video. Sugiono menceritakan bahwa banyaknya massa yang hadir dalam setiap kampanye Prabowo karena alasan keinginan masyarakat untuk melihat perubahan.

"Untuk memobilisasi orang segitu besar di luar kemampuan kami. Tapi mereka keluar karena ada masalah sama dengan apa yang disampaikan Prabowo. bahwa kondisi bangsa, khususnya ekonomi berada dalam keadaan yang tidak baik," kata Sugiono di Nusantara Garden, The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019). Saat itu Sugiono juga memperlihatkan kondisi kampanye terbuka Capres Joko Widodo atau Jokowi. Dari foto dan video yang ditampilkan, massa pendukung kampanye Jokowi tidak tampak penuh memadati lokasi kampanye.

Sugiono mengungkapkan bahwa kondisi riil di lapangan tidak seusai dengan hasil survei dari sejumlah lembaga survei yang selama ini memperlihatkan Jokowi - Maruf Amin selalu unggul. "Apakah masuk akal jika seorang petahana kesulitan untuk memenuhi tempat-tempat kampanye," ujarnya. "Seharusnya jika apa yang digambarkan survei itu benar, tentu tidak akan sulit untuk petahana menghadirkan massa yang besar. Paling tidak memenuhi tempat kampanyenya," sambungnya.

Dalam kesempatan itu pula, Sugiono menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat yang mendukung Prabowo - Sandiaga juga lebih besar. Hal itu didukung oleh banyaknya sumbangan dari masyarakat untuk membantu dana kampanye Prabowo - Sandiaga. Karena itu Sugiono memastikan jika massa yang datang berbondong-bondong ke lokasi kampanye tidak dengan diiming-imingi imbalan. "Kepada pihak kami, masyarakat ikhlas menyumbang, tidak hanya tenaga, pikiran, bahkan dana. Mereka berbondong-bondong datang karena ingin perubahan kepemimpinan. Sementara yang di sana kampanye dengan iming-iming imbalan," pungkasnya.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : suara.com