• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ketergantungan Dana Perimbangan Besar, Ini Alasan & Rencana untuk Menguranginya

Rabu, 03 April 2019 | 10:13 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Proporsi terbesar pendapatan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2018 masih dari dana perimbangan. Dari target sebesar Rp 702.539.917.251 terealisasi sebesar Rp 702.514.968.717 atau sebesar 99,99 persen. 

Artinya, ketergantungan pada pendapatan dari dana transfer masih berperan besar untuk daerah ini. Walaupun, pada 2018 PAD terealisasi melebihi dari target sebesar Rp 49.300.733.707 atau sebesar 106,70 persen dari target sebesar Rp 46.214.022.197.

"Kita lihat dulu dari segi pendapatan masyarakat kalau mau mengurangi pendapatan dari dana perimbangan. Kalau beban itu terlalu berat, misal masyarakat yang memiliki toko-toko itu semua dibebankan pajak, ya kasihanlah dia dapatnya berapa," sebut Bupati Basel Justiar Noer, Rabu (3/4).

Makanya, kondisi tersebut masih akan dipikirkan oleh pemerintah daerah. Meski demikian, diakui Justiar dari sisi pembiayaan pemerintahan dan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masih terus dilakukan kendati masih tetap mengandalkan dana transfer. 

"Sebenarnya dana perimbangan kita itu dapatnya belum terlalu besar. Kita hanya dapat 0,9 triliun dibangikan Kabupaten Bangka 1,2 triliun. Walau seperti itu, pola yang kita gunakan seberapa besar infrastruktur yang kita bangun bisa menghasilkan pendapatan bagi daerah," imbuhnya. 

Contohnya, kata orang nomor satu di Negeri Junjung Besaoh itu dengan membuat sarana dan prasarana kemudahan bagi wilayah yang masuk dalam kategori berproduksi. Lalu dibuatkan pajak yang jelas sehingga akan menambah PAD bagi Basel.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com