• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kata Dinas Lingkungan Hidup, Tak Ada Aktivitas Pasir Kuarsa di Tanjung Kubu

Rabu, 27 Maret 2019 | 12:25 WIB
Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Beredar kabar aktivitas pasir kuarsa di kawasan Tanjung Kubu, Toboali, Bangka Selatan (Basel) kembali marak dan telah beberapa kali melakukan pengiriman. Informasi ini dikuatkan dengan adanya sejumlah tongkang dan Kapal Motor (KM) Tagboot yang hilir mudik di sekitar dermaga.

Klik Juga : Minta Jadi Istri Kedua Sandiaga, Ternyata Tiffani Disuruh Panitia Acara

Kabar adanya aktifitas dan pengiriman pasir kuarsa tersebut, dikuatkan dengan temuan tumpukan stockpile atau seluruh tempat penampungan pasir kuarsa, saat tim Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Basel melakukan pengecekan berkala baru-baru ini.

"Kami belum bisa memastikan kabar yang menyebutkan adanya indikasi aktifitas serta pengiriman pasir kuarsa di kawasan Kubu. Namun dalam pengecekan berkala yang dilakukan, ada beberapa poin tertuang dalam berita acara pada 18 Maret kemarin," ujar Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo, Rabu (27/3).

Beberapa poin yang tertuang dalam berita acara tadi, kata Gatot Wibowo tidak ditemukan adanya kegiatan penambangan pasir kuarsa. Hanya saja, dilokasi terdapat perusahaan PT Global Balakosa Utama (GBU) yang berada di wilayah Hutan Produksi (HP) dan telah memiliki izin lingkungan AMDAL dengan nomor 118 45/387/DPKPLH/2018.

"Dari pemantauan di wilayah kubu terdapat jalan masyarakat menuju pantai Gunung Namak. Diwilayah Gunung Namak diketahui terdapat perusahaan PT Dua Karya Sukses yang sudah memiki ijin lingkungan UKL-UPL nomor 660/219/UKL-UPL-DPKPLH-2018 tentang penambangan pasir Kuarsa. Serta Dilokasi PT Dua Karya sukses ditemukan beberapa alat berat (eksavator) dan dump truck," katanya.

Klik Juga : Zakir Naik Selewengkan Dana Kesejahteraan Umat

Dia tak menampik jika dikawasan Pantai Kubu, tim menemukan adanya penambahan kapasitas stokpile baru dimana tumpukan pasir di stokpile tersebut masih bewarna hitam. "Dari pengecekan kami mulai dari Front sampai ke dermaga siping, tidak melihat bekas jejak loading tongkang-pertongkang. tetapi terjadi penambahan kapasitas pada stokpile itu kami akui. Dan pasir nya masih hitam, itu artinya masih baru. Cuma untuk memastikan itu kapasitasnya ada di pertambangan," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com