• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Didit : Jangan Seolah-olah Tidak Ada Masalah

Kamis, 21 Maret 2019 | 14:52 WIB
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya.
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya meminta kepada Pemprov Bangka Belitung untuk tidak memberikan angin surga kepada panitia khusus Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K). Menurut Didit, jangan sampai seolah-olah tidak ada permasalahan di dalam zonasi tersebut. "Oleh sebab itu kita meminta kepada pihak ekskutif agar tidak memberikan angin surga dalam tataran pansus, seolah tidak ada masalah didalamnya," pinta Didit, Kamis (21/3).

Menurut dia, banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Misalkan kepentingan perhubungan, kelistrikan, pertambangan dan juga pariwisata. Untuk itu, Didit menegaskan hal tersebut harus bisa diatasi. Sehingga, jika selesai maka permasalahan yang selama ini terjadi bisa dikurangi. "Setelah Perda Zonasi ini selesai dapat mengurangi berbagai permasalahan yang selama ini kerap terjadi dan hal itu yang kita inginkan," harapnya.

Ketua Pansus RZWP3K DPRD Babel, Adet Mastur mengatakan, permasalahan yang dihadapi Babel sama dengan Lampung. Dimana, Lampung adalah Provinsi ke-8 di Indonesia yang sudah menyelesaikan Raperda RZWP3K menjadi Perda. "Kalau di Sumatra Provinsi pertama," kata Adet.

Menurutnya, banyak kendala yang dihadapi lampung untuk menyelesaikan Raperda Zonasi itu, yaitu masalah tambang dan juga jumlah pulau kecil di provinsi tersebut. Hal ini sama dialami Babel. "Masalahnya sama dengan kita. Kalau kita tambang pasir timah sedangkan Lampung pasir, itu yang terjadi. Selain itu, Lampung ada 100 lebih pulau kecil, kita 500 pulau kecil, dan (kondisi) ini hampir mirip dengan Provinsi kita," ungkap dia.

Ia menjelaskan, Lampung menurut paparan biro pemerintahannya kemarin, membutuhkan waktu empat tahun untuk menyelesaikan Raperda ini menjadi perda. Pembahasan raperda dimulai 2014 lalu. "Baru tahun 2018 disahkan setelah 4 tahun berjalan," ucap Adet. Beda halnya dengan Babel, pembahasan Raperda baru efektif pada bulan November 2018. "Kita baru beberapa bulan, kita targetkan tidak sampai 4 tahun selesai," tuturnya.

 

    

 

 

 

 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com