• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Angka Pernikahan Usia Dini Basel Tertinggi di Babel

Kamis, 21 Maret 2019 | 11:55 WIB
Rakor kemitraan kependudukan dan strategi isu kependudukan tingkat kabupaten/kota. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer melalui Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Supriyadi mengungkapkan, rakor kemitraan kependudukan dan strategi isu kependudukan tingkat kabupaten/kota menjadi sangat penting.

Klik Juga : Kopilot Lion Air JT 610 Teriak 'Allahu Akbar' Sebelum Jatuh

Dia menuturkan kegiatan rakor yang digelar pada Kamis (21/3) siang di Gedung PKK Basel dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pencapaian program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK). Disamping itu juga isu kependudukan yang menonjol di Basel yaitu tingginya angka pernikahan usia dini.

"Dari seluruh kabupaten atau kota di Provinsi Bangka Belitung, Basel urutan pertama angka pernikahan usia dini. Secara umum tujuan dari kegiatan ini ialah menciptakan suatu kondisi dimana program pengendalian penduduk, dipantau serta dievaluasi," ujar Kepala DKPPKB Basel Supriyadi.

Dia berharap, kegiatan rakor tersebut dapat memberikan dampak tidak saja pada dukungan program tetapi juga pada perbaikan capaian program KKBPK. Secara khusus tujuannya yaitu adanya kesepakatan dari mitra kerja di tingkat kabupaten, kecamatan, serta di tingkat desa percontohan kampung KB untuk membentuk suatu strategi menangani masalah isu kependudukan di Basel.

"Dengan dilaksanakannya kegiatan pertemuan ini diharapkan adanya kesepakatan dari mitra kerja di tingkat kabupaten, kecamatan, serta di tingkat desa khususnya di kampung KB. Untuk mendukung program KKBPK di Basel," harapnya.

Ia mengungkapkan, arah kebijakan BKKBN tahun 2019 perlu didukung dengan peraturan serta kebijakan di daerah yang menunjang. Oleh karena itu, kerjasama dan koordinasi dengan mitra dan stakeholder menjadi sangat penting baik dari segi anggaran, kecakapan SDM serta sarpras yang mendukung program KKBPK.

"Ini menjadi tantangan besar karena terdapat perubahan tata kelola pemerintah yang berimplimentasi pada perlunya strategi baru untuk meresponnya. Yakni kebijakan terdesentralisasi, SKPD KB di tingkat kabupaten dibiayai dan diatur oleh pemda. Serta adanya penguatan integrasi program lintas sektoral di kampung KB guna mempercepat terwujudnya kualitas SDM," paparnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com