• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Produksi Bijih Timah Meningkat, Capai 44.514 Ton

Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Produksi bijih timah pada tahun 2018 mencapai 44.514 ton. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 42,77 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya 31.178 ton. Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Timah Amin Haris, Rabu (13/3).

Klik Juga : Ekspor PT Timah Tak Terpengaruh dengan Kebijakan ICDX

Menurut Amin, perolehan produksi bijih timah 2018 yang mencapai 44.514 ton tersebut 49,90 persen diantaranya berasal dari penambangan di laut (offshore) dan sisanya sebesar 50,10 persen berasal dari darat (onshore). "Sedangkan produksi logam timah sampai dengan akhir 2018 tercatat 33.444 Mton atau naik 10,56 persen dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar 30.249 Mton," kata Amin.

Amin menyebutkan, PT Timah memiliki brand influence yang besar di industri timah internasional. Diantara produknya yang terdaftar di London Metal Exchange (LME) yaitu Banka dan Kundur. Menurut Amin, dengan adanya regulasi dari Kementerian ESDM dan Kementerian Perdagangan maka kinerja operasional dan finansial PT Timah melesat. Setiap pelaku usaha pertambangan timah kata dia, harus memiliki laporan cadangan mineral yang terkandung dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan dituangkan dalam Rencana Kerja Anggaran Belanja (RKAB) sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 tahun 2018.

"Mengacu pada regulasi, RKAB ini tentunya dilakukan verifikasi terutama terkait laporan cadangan untuk membuktikan asal usul barang," kata dia. Menurut dia cadangan harus dibuat oleh Competent Person (CP), dan CP bertanggung jawab secara hukum bahwa laporan yang dibuatnya adalah benar. Laporan cadangan inilah yang sebetulnya membuktikan asal usul barang. "Jika proses laporan cadangan mineral tersebut tidak dilakukan, seharusnya pengajuan verifikasi RKAB tidak bisa disahkan. Ini akan berdampak pada aktivitas ekspor tersebut," ujarnya.

 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com