• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Becak Babel Gelar Lomba Mutik dan Milah Sampah

Sabtu, 09 Maret 2019 | 10:54 WIB
Aksi bersih-bersih pantai Kuala yang diperlombakan Becak Babel. (Foto : Ramandha/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Sungailiat - Kegiatan peduli lingkungan dengan melakukan aksi bersih sampah di pantai Kuala jembatan Emas, dilakukan komunitas peduli sampah dan lingkungan hidup, Bangka Environment Creative Activist of Kawa (Becak Babel).

Ketua Umum Becak Babel, Arinda Unigraha mengatakan, kegiatan yang bertajuk Lomba 'Mutik kek Milah Sampah' serta lomba pembuatan ECOBRICK ini bertemakan 'Yoo, Kite Kurangi Sampah Plastik'. ''Digelar kemarin, kegiatan kita diikuti 180 volunteer/relawan yang merupakan peserta dari lintas komunitas Mahasiswa seperti UBB, Stisipol P12, Polman Babel, pecinta alam, pemuda, Karang taruna, dan pelajar sekolah,''jelasnya, Sabtu (9/3/2019).

Ia melanjutkan, dalam kegiatan hadir juga perwakilan dari PT.RBT (Refined Bangka Tin) sebagai mitra program peduli sampah. Bukan hanya membersihkan sampah di pantai, para volunteer juga langsung mendapatkan edukasi untuk mengolah sampah plastik yang dikumpulkan menjadi ECOBRICK. ''Dari hasil sampah yang dipungut terkumpul 1,7 ton sampah anorganik,''ungkapnya.

Kegiatan sendiri ditutup dengan pembagian hadiah lomba kepada komunitas-komunitas terbaik dalam pemilahan sampah dan pembuatan ECOBRICK. ''Selanjutnya, ada pemberian penghargaaan kepada PT. RBT sebagai Perusahaan Hijau Peduli Sampah dan KPU Bangka sebagai Instansi yang ikut berpartisipasi dalam HPSN dengan memberikan edukasi Kepemiluan disela-sela aksi bersih kepada para relawan yang hadir melalui RELASI KPU Bangka segmen Komunitas,''terangnya.

Selain itu, Arinda juga menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga semangat dan konsistensi serta kolaborasi komunitas peduli lingkungan. Kegiatan juga diharapkan dapat mengajak komunitas-komunitas baru untuk terus bergerak bersama-sama melakukan aksi nyata dalam perlindungan ekosistem pesisir Bangka Belitung.

"Sudah dimulai sejak tahun 2015 hingga saat ini. Dari hasil obeservasi lapangan kami, masih banyak kawasan pesisir di Bangka yang mengalami degradasi lingkungan karena adanya sebaran sampah, akan tetapi saat ini kita fokuskan di jembatan Emas, karena volume sebaran sampahnya cukup banyak,''pungkasnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com