• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gubernur Izinkan Pertambangan di Parit Enam, Molen : Pangkalpinang Tidak Ada Wilayah Pertambangan

Jumat, 08 Maret 2019 | 13:20 WIB
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil ketika diwawancarai wartawan. (Foto : Aditya/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Adanya pernyataan dari Gubernur Provinsi Babel akan memperbolehkan izinnya pertambangan di kawasan Parit Enam, memang mendapatkan pertentangan dari masyarakat.

 Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Walikota Pangkalpinang menegaskan bahwa di wilayah Kota Pangkalpinang tidak boleh ada pertambangan.

"Sudah ada dalam RTRW Kota Pangkalpinang yang menyatakan bahwa di wilayah Kota Pangkalpinang tidak diperbolehkan adanya kegiatan pertambangan," tegas Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Jumat (8/3/2019).

Lanjut Molen, sapaan akrab Walikota Pangkalpinang, kalau menurut informasi yang ada, lokasi tersebut memang berbatasan dengan wilayah Bangka Tengah (Bateng) dengan luas sebesar kurang lebih empat hektar, sehingga memungkinkan Gubernur memperbolehkan izin pertambangan di kawasan tersebut.

"Saya sendiri sudah mencoba cari informasi dan mungkin menurut pak Gubernur itu mungkin begini, empat hektarnya tanah Bateng dan lima hektarnya masuk wilayah Kota Pangkalpinang, mungkin yang empat hektar yang di wilayah Bateng itu yang diperbolehkan untuk pertambangan," ucapnya.

Lanjutnya, dalam pengambilan keputusan ini Gubernur lebih paham aturan. "RTRW ini lebih mengacu ke aturan diatasnya, maka tidak sembarang bisa diubah-ubah, saya yakin pak Gubernur pasti lebih paham akan aturan, pasti maksud pak Gubernur ini lahan yang empat hektar yang punya Bateng yang boleh untuk pertambangan kalau yang punya Pemkot tetap tidak boleh," ungkapnya.

Loading...


Penulis  : Aditya
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com