• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Cerita Menarik Soal Gasing pada Perayaan HUT Basel ke 16

Bupati Basel Justiar Noer saat Ngarak Gasing di Kecamatan Simpang Rimba. Foto ; Devi Dwi/klikbabel.con
Loading...

Klikbabel.com, Simpangrimba - Semarak kegiatan peringatan Hari Jadi ke-16 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kembali berlangsung di Desa Simpangrimba, Kecamatan Simpangrimba, Selasa (26/2).

Berbeda dengan 5 kecamatan sebelumnya, kecamatan ini mengangkat icon "Ngarak Gasing Kayu dan Ketupat Gong".

Dari pantauan wartawan, turut digelar jalan santai yang yang dimulai dari lapangan SMAN 1 Simpangrimba dan diakhiri di lapangan Kecamatan Simpangrimba. Selain itu, terdapat aksi mengarak gasing yang dibuat oleh masing-masing desa yang ada di kecamatan tersebut.

Ada cerita menarik dari aksi mengarak gasing ini. Sebab, gasing dimaknai selain menguatkan tangan sebagai sarana olahraga juga digunakan untuk memupuk persaudaraan dan kerjasama. Pada saat membuka lahan baru masyarakat, mempunyai kebiasaan memainkan gasing dengan keyakinan agar kelak tanamannya subur dan berhasil.

"Harapan saya tentunya kegiatan-kegiatan seperti ini menjadi keberhasilan di kecamatan masing-masing. Kami terus berupaya menggali seluruh potensi unggulan yang ada di setiap kecamatan, seperi Simpangrimba ini kita ketahui memiliki banyak potensi," ujar Bupati Basel Justiar dalam sambutannya.

Selain bidang pertanian yang menghasilkan lada, karet dan sawit, kecamatan ini juga dinilai Justiar memiliki potensi dibidang peternakan yang menghasilkan sapi, ikan dan udang. Sedangkan wisata alamnya cukup mempesona dengan keindahan bukit Nenek dan Pantai Batu Bedaun.

"Juga budayanya Ngarak Gasing Kayu dan Ngarak Ketupat Gong, serta wisata sejarah Festival Batin Tikal. Daerah ini juga memilik potensi wisata alam dan wisata sejarah, perlu disiapkan secara matang. Seperti untuk mendatangkan wisatawan tentu objek wisata ini perlu kita bangun sarana dan prasarana pendukung," papar dia.

Seperti halnya, katanya objek wisata alam Bukit Nenek, pemandangannya sungguh indah. Bagaimana upaya pemerintah kecamatan, desa dan kabupaten untuk menjadikan ini sebagai ikon wisata daerah ini. Untuk tahap awal, keterlibatan masyarakat desa sekitar sangat diharapkan bagaimana menjaga jangan sampai dirusak, dicoret dan lain sebagainya.

"Ini kesempatan bagi organisasi pemuda atau masyarakat di Kecamatan Simpangrimba untuk memulai. Sehingga nanti hasilnya sama-sama dapat kita semua rasakan," pesan orang nomor satu di Negeri Junjung Besaoh tersebut.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com