• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


3 Ladang Migas Raksasa Ditemukan

Selasa, 19 Februari 2019 | 09:26 WIB
Ilustrasi. Foto : net
Loading...

Klikbabel.com, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menemukan potensi cadangan migas baru. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menjelaskan, konsorsium Repsol, Petronas, dan Mitsui Oil Exploration menemukan ada potensi temuan cadangan gas di blok Sakakemang, Sumatra Selatan. Temuan ini adalah pengeboran kedua di blok Sakakemang, setelah pengeboran sebelumnya tidak membuahkan hasil (dry hole).

Klik Juga : Harga Jual Dolar di Bank BCA Tertinggi

"Penajakan sumur KBD-2x dilakukan pada 22 Agustus 2018 dengan target factor basement, dan cadangan ditemukan pada kedalaman 2.430 MD," ujar Dwi saat dijumpai di Jakarta, Senin (18/2/2019). Dengan begitu, SKK Migas mencatat, sudah ada tiga penemuan cadangan migas di awal tahun ini. Dwi Soetjipto menyebutkan, tiga penemuan tersebut yakni di blok CPP, blok South East Madura, dan blok Sakakemang.

Lebih lanjut, ia memaparkan, untuk blok CPP, yang dioperatori oleh BOB-BSP Pertamina Hulu, ditemukan cadangan minyak dengan pengeboran sumur Benewangi-1x, sedangkan untuk blok South East Madura, yang dioperatori Energi Mineral Langgeng, ditemukan cadangan gas dengan pengeboran sumur ENC-2. Selain itu, lanjut Dwi, pihaknya sudah mengidentifikasi, ada 10 area yang berpotensi menjadi area dengan giant discovery di Indonesia. Ia menyebutkan, ada enam area di wilayah barat sampai tengah, dan ada empat area di wilayah timur.

"Ada di onshore dan offshore. Kalau potensi yang di Indonesia timur itu offshore, tapi belum ada wilayah kerja-nya. Kita potensi dimanapun, ada yang di wilayah kerja dan ada yang belum," pungkas Dwi. Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya kenaikan rasio cadangan migas yang signifikan di 2018. Rasio cadangan migas adalah perbandingan antara cadangan migas yang ditemukan dan yang diproduksikan atau biasa disebut Reserve Replacement Ratio/RRR) di Indonesia. Sebelumnya, rasio cadangan migas RI hanya 74%. Artinya produksi lebih banyak ketimbang temuan cadangan baru.

Loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : CNBC