• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Satu Perompak Nelayan Bangka Selatan Ditembak Mati

Kamis, 14 Februari 2019 | 19:26 WIB
Kasubdit Gakkum Polair Polda Babel AKBP Irwan Deffi. Foto ; Devi Dwi/klikbabel.com
Loading...


Klikbabel.com, Toboali - Direktorat Polair Polda Babel berhasil membekuk para pelaku kawanan perompak yang telah meresahkan nelayan di wilayah perairan Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Kasubdit Gakkum Polair Polda Babel AKBP Irwan Deffi Nasution kepada wartawan, Kamis (14/2) menuturkan, polisi berhasil menangkap 3 orang pelaku yang diduga kuat sebagai dalang dari aksi perompakan yang terjadi di sejumlah titik perairan Basel.

"Kemarin kita menangkap perompakan yang sama, di TKP yang sama, itu sudah ada tiga orang yang berhasil kita amankan. Satunya kena vonis tujuh tahun, satunya vonis satu tahun lebih dan satunya kita tembak mati," ujar dia. 

Dia menegaskan, ketiga pelaku perompakan tersebut dipastikan merupakan warga dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Tidak hanya itu, Irwan menyebut laporan polisi (LP) yang mereka lakukan bukan hanya satu saja, melainkan ada beberapa LP lainnya. 

"Karena LP mereka banyak, kemarin satu minggu yang lalu, saya sudah dapat P21 lagi kepada perompakan yang sama. Saya imbau kepada seluruh nelayan berhati-hati terhadap speed yang datang, karena dia (perompak) modusnya malam hari," ungkapnya. 

Lalu, nelayan ketika hendak melaut diminta mempersiapkan peralatan yang bisa digunakan untuk membela diri. Sebab, para pelaku tersebut tidak segan-segan mengancam dan melukai korban dengan laporan memiliki senjata api dan pedang.

Diberitakan sebelumnya, Mada Saputra alias Yunus (25) dan rekannya Heri Herdiansyah (27) menjadi korban perompakan yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTD), Kamis (31/1) malam di wilayah perairan Toboali yang berjarak sekitar 500 meter dari bibir pantai.

Korban terpaksa menyerahkan 2 unit mesin tempel merk Kohatsu 3,5 PK lantaran ditodong dan diancam dengan Senjata Api (Senpi) diduga jenis revelover dan Senjata Tajam (Sajam) jenis pedang sehingga menderita kerugian sebesar Rp 7.000.000.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com