• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Humas dan Protokoler Bateng Komitmen Berantas Berita Hoax

Selasa, 12 Februari 2019 | 06:47 WIB
Kabag Humas dan Protokol Bangka Tengah Yardi saat mengikuti Rakor Kehumasan. Foto ; Ist
Loading...

Klikbabel.com, Koba - Humas dan Protokoler Bangka Tengah berkomitmen tegas memberantas berita hoax.

Hal ini ditegaskan Kabag Humas Bangka Tengah, Yardi saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Kehumasan dan Hukum Tahun 2019 di birawa assembly hall lantai 1, Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Senin (11/2/2018).

Menurut Yardi bagian Humas dan Protokol dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen berantas berita hoax serta mendukung penuh untuk menolak keras atas pemberitaan informasi hoax serta ujaran kebencian.

"Kami fokus mencegah berita hoax masuk dengan menjalin kerja sama dengan kawan-kawan media khususnya media yang ada di Kabupaten Bangka Tengah. Baik melalui media cetak maupun elektronik untuk memberikan informasi yang benar dan akurat serta merespon cepat atas isu-isu ujaran kebencian yang beredar," tukas Yardi.

Sementara terkait Rakor kata dia, bertujuan untuk sinergitas penyelenggaraan pemilu serentak dan mensosialisasikan serta memberikan informasi dalam mensukseskan kelancaran jalannya pemilihan umum serentak. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko

Dalam sambutanya Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko mengatakan, kita harus bisa memfilterisasikan informasi berita yang beredar di sosial media dengan mengecek kebenaran informasi tersebut dan harus waspada dengan informasi berita hoax, yang bisa memecah belahkan persatuan dan kesatuan kita.

"Kita harus bisa menyaring berita dan mengecek ulang setiap informasi yang kita dapat, apa lagi sumber berita berasal dari media sosial yang belum pasti kebenarannya, karna kalau di telan mentah-mentah," ujar Moeldoko.

Mendagri Tjahyo Kumolo pun mengatakan hal serupa khususnya peran ASN. Mendagri mengatakan bagian humas dan hukum harus memberikan informasi yang akurat dan benar mengenai informasi berit kegiatan pembangunan-pembangunan didaerah yang dibangun oleh pemerintah, serta merespon dengan cepat dan tanggap apabila mendapatkan informasi berita hoax ataupun ujaran kebencian.

"ASN harus tanggap dalam memfilter berita hoax, terutama bagian humas dan hukum, seiring akan dilaksanakan pemilu serentak pilpres dan pileg 2019 banyak sekali berita hoax yang menyebar kemasyarakat, maka itu bagian humas dan hukum harus memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat sebagai pemilih cerdas untuk menolak politik uang, politisasi sara, hoax, fitnah dan kampanye negatif, karena hal tersebut adalah racun demokrasi," ujar mendagri.

Loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com