• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tersinggung, Arif Malah Bacok Teman Saat Sama-sama Melaut

Kamis, 07 Februari 2019 | 18:22 WIB
Kondisi korban pembacokan saat di Pusyandik Toboali, Bangka Selatan. Foto ; ist


Klikbabel.com, Toboali - Hanya karena tersinggung, Arif (26) tega membacok Dani (17) pada bagian belakang kepala. Alhasil, Dani langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pusyandik Bangka Selatan (Basel). Keduanya merupakan Jl Damai Kelurahan Tanjungketapang Kecamatan Toboali.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun klikbabel.com, kronologis tindak pidana penganiayaan berat (anirat) tersebut bermula saat Dani dan Arif bersama-sama melaut di Laut Pulau Dapur pada Kamis (7/2) sekira pukul 06.00 WIB.

"Kala itu Arif (pelaku, red) memasak nasi dan Dani (korban, red) akan memasak air untuk membuat kopi, sedangkan nasi yang dibuat oleh Arif dibuang oleh Dani sehingga membuat Arif tersinggung," ujar Kapolsek Toboali Iptu Yandri C Akip, Kamis (7/2) siang.

"Pelaku sempat menegur korban. Tiba-tiba pelaku langsung mengambil parang yang berada didapur dan langsung membacok kepala korban dibagian belakang. Saksi mata yang melihat, Nancik segera membawa kapal menuju ke daratan di Sukadamai," Yandri menambahkan.

Sesampainya ditepi daratan, kata Yandri, Nancik bersama warga langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk memberikan perawatan medis. Dimana setelah mengetahui kejadian itu membuat keluarga korban membuat laporan ke Mapolsek Toboali. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri pasca kejadian.

"Mendapat laporan itu saya bersama dengan kanitres polsek dan anggota menuju ke RS Pusyandik utuk melihat kondisi korban. Setelah mendapat Keterangan dari para saksi kami segera melakukan pencarian keberadaan pelaku yang melarikan diri," bebernya.

Dari hasil penyelidikan, didapat Informasi bahwa pelaku bersembunyi di Tanjungketapang sehingga dengan cepat aparat kepolisian menuju ke lokasi. Dan sekira pukul 08.00 WIB, pelaku berhasil diamankan dari persembunyiannya di Tanjungketapang dan langsung dibawa ke Polsek Toboali guna penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku akan terancam dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara. Saya harap kepada seluruh masyarakat jangan mudah terbawa emosi, mari selesaikan masalah dengan kepala dingin, karena kita semua bersaudara," tandasnya.



Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com