• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Penanganan Banjir Jadi Prioritas Pemkot Pangkalpinang Dua Tahun Kedepan

Rabu, 06 Februari 2019 | 14:30 WIB
Suasana rapat Musrenbang tahun 2020 di Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang. (Foto : Aditya/klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Penyelesaian permasalahan banjir di Kota Pangkalpinang menjadi program prioritas yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan memfokuskan perhatian pada dua misi yaitu penyelesaian permasalahan banjir dan juga mewujudkan visi misi Walikota Pangkalpinang menang dalam pembangunan.

"Penanganan banjir, pemenuhan infrastruktur jalan dan menang dalam pembangunan. Kalau di Kota Pangkalpinang untuk infrastruktur kita sudah bisa dikatakan tidak ada masalah, contohnya untuk infrastruktur jalan dari 403,14 kilometer panjang jalan di Pangkalpinang, 90 persen sudah baik, 4 persen sedang dan hanya 2 persen yang kurang baik. Jadi kalau untuk infrastruktur kita sudah bisa dikatakan menang," ucapnya saat menghadiri acara Musrembang RKPD 2020 di Kecamatan Rangkui, Rabu (6/2/2019).

Permasalahan banjir ini katanya, memerlukan biaya yang sangat besar hingga ratusan miliar. "Rencana jangka panjang yang akan kita lakukan adalah dengan pembangunan pintu air di Kelurahan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam. Kalau pintu air ini sudah ada Insya Allah banjir bisa kita atasi karena kita bisa mengontrol keluar masuknya air," ungkapnya.

Untuk itu tambahnya, pada tahun ini pihaknya langsung akan membuat studi kelayakan supaya pada tahun 2020 kalau memungkinkan akan diusulkan pada kegiatan Musrembang seperti ini. "Nantinya akan menjadi kebijakan pemerintah yang strategis dengan pembangunan pintu air ini, yang nantinya akan kita usulkan pada anggaran 2020," ucapnya.

Katanya, Pemerintah tidak hanya akan mengandalkan penggunaan APBD yang sangat terbatas, maka tambahnya, pihaknya akan meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi. "Untuk infrastruktur yang diusulkan oleh masyarakat nantinya akan kita lihat skala prioritasnya, dan juga kekuatan anggaran di Pemerintah. Kalau untuk permasalahan banjir ini akan kita lakukan secara skala kota. Tapi ini perlu kerja keras kita bersama," tukasnya.

Loading...


Penulis  : Aditya
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com