• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


3.000 Keluarga di Basel Tempati Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 06 Februari 2019 | 10:04 WIB
Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mencatat, tahun 2015 kemarin sekitar 5.000 keluarga yang ada di daerah ini tinggal dan menetap dengan kondisi rumah sudah tidak layak huni.

Namun, data tersebut secara bertahap telah berkurang dengan adanya program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal sebagai program Peningkatan Kapasitas (PK) bedah rumah dari dana APBN dan Pembangunan Baru (PB) yang didanai dari APBD Provinsi Babel.

Klik Juga : Harga Emas Tak Berubah, Sama dengan Sebelumnya

"Tapi itu kan sudah banyak berkurang. Kita 2016 sampai sekarang ada BSPS, 2017 ada satam emas dari provinsi berganti PB, tahun kemarin dan tahun ini. Tahun 2017 itu ada 222 unit dari BSPS, 2018 ada 367 unit, 2019 ada 506 unit. Satam emas 2017 dari provinsi 1 kecamatan 17 rumah," ujar Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo, Rabu (6/2/2019)

Disinggung tidak adanya anggaran dari APBD kabupaten untuk pembangunan rumah layak huni, menurut Gatot secara tekhnisnya semuanya ada di Bappeda. Apalagi, dengan PAD yang kecil dan sudah ada bantuan dari provinsi dan pusat, anggaran yang ada dapat dialihkan ke program lain seperti jalan, drainase dan sebagainya.

"Estimasinya sekitar tiga ribu rumah masyarakat yang belum layak huni saat ini dari 2015. Yang belum itu kebanyakan masuk ke kategori PK (APBN). Cuma kita tidak bisa memprediksi secara matematis, karena rumah bertambah yang tidak layak, kadang yang layak, tahun depan bisa tidak layak. Yang jelas, Toboali masih banyak," ungkapnya.

 



Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com