• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Seribu Keluarga di Bangka Selatan Tunggak Pembayaran PAM, Kerugian Capai Rp400 Juta

Senin, 04 Februari 2019 | 11:22 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Toboali - Sekitar 1.000 keluarga yang ada di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terdata menunggak pembayaran tagihan air sebagai pelanggan Perusahaan Air Minum (PAM). Akibatnya, Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) PAM Basel melakukan pemutusan.

Klik Juga : Gaji Pendamping Desa Akan Dinaikkan

Kepala UPT PAM Basel Yudi Siswanto menuturkan, rata-rata pelanggan yang diputus adalah mereka yang menunggak diatas 3-8 bulan. Sesuai dengan aturan, setiap pelanggan yang telah menunggak pembayaran tagihan selama 3 bulan lebih dan tidak melunasi tunggakannya maka dilakukan pemutusan.

"Setiap hari pegawai UPT turun ke lapangan untuk melakukan penertiban terhadap pelanggan yang menunggak. Petugas penertiban beberapa hari kedepan akan kami bagi jadi dua tim, masing-masing tim mendapat 30 SPK per hari," ujarnya, Senin (4/2).

Dalam beberapa hari kemarin, tim sudah menertibkan sebanyak 50 pelanggan. Hanya saja, mengetahui banyaknya pelanggan yang ditertibkan oleh pihaknya membuat beberapa pelanggan yang menunggak berinisatif langsung melakukan pembayaran. Ironisnya, sepanjang tahun 2018 tunggakan air dari para pelanggan mencapai angka Rp 400 juta. Sehingga membuat pihaknya akan semakin gencar melakukan penertiban. Bagi pelanggan yang menunggak telah diputus salurannya dan hendak mendapatkan pelayanan kembali harus membayar biaya penyambungan ulang.

"Itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan melunasi tunggakanya dulu. Kami imbau kepada seluruh pelanggan yang menunggak agar segera melunasi tunggakannya. Terutama pelanggan yang menunggak lebih dari tiga bulan dan kami dari tanggal 1 sampai 20 Februari, kalau lewat maka akan dikenai denda tiga ribu per bulan," jelasnya.



Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com