• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gaji Pendamping Desa Akan Dinaikkan

Senin, 04 Februari 2019 | 10:57 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo berencana menaikkan gaji Pendamping Lokal Desa (PLD) atau pendamping desa pada tahun 2019. Dalam siaran pers yang diterima Antara, Senin (4/2/2019), Eko mengatakan kenaikan tersebut dilakukan atas permintaan Presiden Joko Widodo. "Kenaikan tidak terlalu besar. Ini masih dalam proses administrasi di Dirjen PDTT terkait kenaikan gaji PLD. Insyaallah, bulan Februari atau Maret, gaji PLD sudah naik," kata Eko.

Klik Juga : Operator Larang Kapal Lewati Jembatan Emas, Nahkoda Tanker Mulai Marah

Menurut dia, pemberian kenaikan gaji PLD itu adalah sebuah penghargaan bagi para PLD yang telah bekerja keras mendampingi dalam pengelolaan dana desa sehingga pembangunan desa mengalami kemajuan yang pesat. Berkat pendampingan dan berkat kerja keras dari pendamping desa penyerapan dana desa terus neningkat. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program dana desa berdasarkan survei sebesar 85 persen. "Itu semua adalah kerja keras semua pihak terutama para pendamping desa," kata dia.

Hal yang sangat membanggakan lagi, lanjut Eko, capaian dana desa ternyata selama empat tahun telah mampu menunjukkan hasil terbaiknya dengan telah terbangunnya sarana dan prasarana penunjang aktifitas ekonomi masyarakat, seperti terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa 191.600 kilo meter, pasar desa sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922. Menurut Menteri Eko, selama empat tahun telah terjadi penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan perkapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, desa wisata, angka pengangguran di desa turun daripada di kota dan gini ratio di desa terus meningkat. 



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : suara.com