• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Ngeri, 4 Nelayan Bangka Selatan Dirompak

Jumat, 01 Februari 2019 | 18:43 WIB
Nelayan Toboali yang dirompak. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Yunus, Her, Anwar dan Mansur menjadi korban perompak yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal, Kamis (31/1) malam di wilayah perairan Toboali. Berjarak sekitar 500 meter dari bibir pantai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel). 

Yunus, Her dan Anwar merupakan warga Batuperahu dan Mansur warga Sukadamai Kelurahan Tanjungketapang, Toboali. Mereka kesehariannya berprofesi sebagai nelayan mesin tempel. 

Atas kejadian itu, mereka mendatangi Mapolres Basel, Jumat (1/2) pagi guna membuat laporan kepada aparat. Namun, pihak kepolisian awalnya tidak menerima laporan korban dengan alasan kekurangan SDM, penyidik Penegakkan Hukum (Gakkum) dan pidana perairan. 

"Kami diarahkan oleh Kasat Intel ke Ditpolair Polda Babel karena saat ini, karena Polres Basel tidak ada kewenangannya. Sangat kami sayangkan, sekedar melapor tidak bisa. Ini salah satu bentuk kekecewaan juga," kata Ketua Nelayan Batuperahu Joni Zuhri di Mapolres Basel. 

"Kejadiannya terjadi tadi malam, sekitar jam sepuluh di perairan Gusung. Yang diambil tiga mesin tempel, satu mesin genset dengan korban empat orang dari tiga perahu. Mereka (perompak) awalnya mendekati perahu, nanya asal kami," timpal Yunus, salah satu perwakilan korban. 

Perompak dengan jumlah tiga orang itu, diceritaknnya memaksa untuk meminta mesin tempel dan diserahkan dengan terpaksa lantaran kawanan perompak terlihat memegang senjata pistol (senpi) diatas kapal jenis speed. 

"Bahasanya orang dari seberang (Palembang), kami sedang mancing. Takutlah kami, maka diserahkan mesinnya, 1 mesin 4 juta harganya. Yang depan mana pegang parang sambil memotong tali  mesin, alhasil pulang berdayung. Genset yang diambil punya temen satunya, cuma jauh jarak dari kami," tambah dia.



Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com