• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pasal Utang, Nyawa Mbah Surip Melayang

Selasa, 29 Januari 2019 | 21:54 WIB
Polisi saat berada di TKP. Foto ; ist


Klikbabel.com, Belinyu - Warga Parit 19, Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Surip, tewas karena persoalan utang piutang.

Pelaku sendiri bernama Ambo Andi (37) warga pendatang asal Makassar, yang diketahui uangnya sebesar Rp 500 ribu- tak kunjung dibayar korban.

Hal tersebutlah membuat Ambo berbuat nekat menghabisi nyawa korban. Pelaku kesal dan berujung dendam hingga muncul niat pelaku untuk menghabisi korban.

Ambo beraksi seorang diri dengan mendatangi rumah Surip di daerah Parit 19, Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu pada Selasa (29/1) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Pelaku memukul kepala korban menggunakan sebuah balok sebanyak 4 kali hingga korban besimbah darah. Pelakuk, lantas membawa korban keluar dari rumah dengan cara digendong ‎menuju sebuah sumur yang terdapat dibelakang rumahnya.

Lalu, tubuh korban diceburkan oleh pelaku kedalam lubang sumur dengan kedalaman 10 meter dengan kondisi tak sadarkan diri. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri ke perkebunan kelapa sawit yang ada di lingkungan rumahnya. Selang beberapa jam kemudian, pelaku pun berhasil diringkus oleh Polsek Belinyu.

Kanit Intel Polsek Belinyu, Aipda Ademi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, aksi keji pelaku berhasil terungkap setelah salah satu warga sekitar sempat mendengar suara gaduh didalam rumah korban pada Selasa pagi saat kejadian.

Warga sempat memanggil korban beberapa kali dari luar ‎rumah. "Saat waktu itu, saksi ini memanggil korban beberapa kali, mbah Surip, mbah Surip, mbah Surip, pelaku yang berada didalam rumah langsung menjawabnya, mbah Suripnya sedang tidur,"terangnya.

Warga yang dimaksud pun sempat merasa janggal dan masuk kedalam rumahnya, untuk mengganti baju dan menyampaikan kejanggalan tersebut kepada warga sekitar. "Saat ‎saksi keluar rumahnya, saksi yang merupakan tetangga korban, melihat seseorang keluar dari rumah Surip,"tambahnya.

Saat itu juga warga sekitar mendatangi rumah korban dan mendapati ceceran darah. Terdapat juga darah segar yang menempel di dinding kamar.

Warga pun menemukan tubuh korban yang mengapung didalam sumur, setelah mengikuti ceceran darah yang menuju sebuah sumur dibelakang rumah korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belinyu.

Petugas pun sesaat usai menerima laporan warga, berhasil menangkap pelaku yang bersembunyi didalam perkebunan kelapa sawit.

Pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya‎, dan pelaku pun mengaku menyesal akibat perilakunya. "Saya dendam pak sama dia. Dulu pernah ikut dia kerja bangunan sebagai kenet, di Jebus. Sampai sekarang saya minta gaji saya gak dibayarnya,''ucap Pelaku.

Hingga saat ini, pelaku diketahui sudah berada di Polres Bangka untuk dilakukan proses lebih lanjut.



Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com