• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


DPRD Babel Undang PT PLN dan Masyarakat Bahas Raperda RZWP3K

Jumat, 25 Januari 2019 | 11:06 WIB
Pembahasan lanjutan Perda RZWP3K


Klikbabel.com, Pangkalpinang - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah RZWP3K (Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil), Kamis (24/1) mengundang PT PLN wilayah Babel, OPD terkait, dan perwakilan masyarakat dalam rangka dengar pendapat sebagai langkah untuk memfinalkan Raperda RZWP3K. Selain pihak PT PLN Wilayah Babel, pertemuan yang dilaksanakan di ruang Badan Musyawarah DPRD Babel itu juga dihadiri Tim Pokja persiapan Rapera dan masyarakat, yang diberikan ruang penyampaian aspirasinya.

Ketua Pansus Raperda RZWP3K Adet Mastur mengatakan, pertemuan rencana RZWP3K merupakan pertemuan lanjutan dari pertemuan serupa sebelumnya. Selain itu juga dijelaskan tujuan dari pertemuan kali ini yaitu persiapan Pansus untuk pengumpulan data-data, penempatan ruang-ruang laut, menginventalisir masalah untuk kemudian pembahasan ulang rencana Perda ini.

Sementara itu General Manager PT PLN Babel dalam kesempatan tersebut  menjelasan beberapa hal diantaranya rencana dalam waktu dekat akan adanya bentangan kabel bawah laut beserta titik-titik koordinatnya dari Tanjung Apiapi melalui jalur Kabupaten Bangka Bangka Barat, Bangka Selatan ke pulau-pulau kecil hingga ke Pulau Belitung.  “Ini kabel tanam sedalam 1 meter di dasar lau disertakan pemberatnyaa,” jelasnya. Data-data dari PT PLN ini akan disinkronkan segera dengan titik-titik lainnya seperti area pertambangan, pariwisata, hutan, perikanan, lingkungan hidup dan sebagainya. Dari data-data yang terangkum nantinya Pansus Raperda RZWP3K bersama semua pihak ini dapat menentukan wilayah-wilayah agar tidak tumpang tindih dan saling terganggu. “Aspirasi masyarakat hari ini juga kami tampung sebagai bahan pertimbangan Raperda”, ungkap Adet.

Ketua DPRD, Didit Srigusjaya yang juga hadir dalam pertemuan ini sempat menyampaikan bahwa inti dari pertemuan ini adalah untuk mengakomodir data-data akurat dan visioner seperti yang telah disampaikan PT PLN. Rencana kebijakan PT PLN ini sangat diharapkan walaupun sudah menjadi domain PLN tetapi tidak serta merta dirubah oleh domain wilayah lain. “Karena ini berhubungan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah, artinya harus sesuai dengan RTRW atau mengimbangi bagian yang lebih penting dan kemungkinan perubahan RTRW yang sudah ada,” tegasnya.



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com