• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Setahun Buron, HM dan RS Akhirnya Diringkus

Kamis, 24 Januari 2019 | 20:49 WIB
Konfrensi pers Polres Bangka Barat


Klikbabel.com, Muntok - Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat berhasil mengamankan dua tersangka pembunuhan. HM (34) dan RS (47) diringkus polisi di dua tempat berbeda setelah satu tahun lamanya jadi buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

HM dan RS terbukti melakukan pembunuhan dengan sengaja menabrakkan mobil yang ia kendarai yaitu Daihatsu Sigra dengan motor honda CBR yang dikendarai oleh Eko bersama istrinya, Nova pada tanggal 29 Januari 2018 sekira pukul 01.30 wib. Akibat dari tabrakan tersebut, Nova meninggal dunia di TKP, sedangkan Eko dilarikan ke rumah sakit. 

Setelah dilakukan pencarian 1 tahun lamanya, akhirnya tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat menemukan titik terang. Polisi berhasil menemukan pelaku di dus tempat yang berbeda. RS ( 47 ) diciduk polisi di pondok yang berada di Desa Air Limau, Kecamatan Muntok pada tanggal 20 januari 2019 pukul 17.30 wib. 

Setelah di lakukan introgasi terhadap  RS, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat melakukan pengembangan. Lalu polisi mendapatkan informasi bahwa rekan tersangka, HM alias DN ( 34 ) berada di Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, akhirnya tim Opsnal sat Reskrim Polres Bangka Barat yang di Back up oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka meringkus tersangka HM yang pada saat itu berada di rumah kakak iparnya di Kelurahan Sinar jaya, Kecamatan Sungailiat pada pukul 02.30 wib. Lalu polisi membawa tersangka ke Polres Bangka Barat guna di lakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kanit Pidum Polres Bangka Barat, IPDA Hafiz Febriandani S.Tr.K pada saat menggelar konferensi pers mengatakan motif pelaku adalah pada saat kejadian, pelaku dan korban berkelahi di Cafe Pelangi. Pada saat berkelahi rupanya berkelanjutan di luar cafe pelangi. Saat kedua pelaku sudah pulang duluan datanglah korban yang menyusul pakai motor.

"Menurut keterangan yang kami dapat korban menyusul pakai motor, lalu memukul pintu mobil yang pelaku bawa dengan kecepatan tinggi. Setelah pelaku tahu yang mengetuk pintu itu sempat berkelahi juga 
di Cafe Pelangi, dikejar balik sama mereka dan ada hasutan dari tersangka RS alias CL untuk disenggol. Jadi si pelaku ini mengejar motor korban sampai Kampung Menjelang disenggol atau diserempet dengan kecepatan tinggi. Jadi otomatis dua duanya mobil terbalik motor juga terjatuh yang menyebabkan korban satu meninggal dunia," ungkapnya.

Ipda Hafiz menambahkan kedua pelaku diancam dengan pasal 338 KUHPidana dengan dengan hukuman paling lama 15 tahun penjara.



Penulis  : Ira
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com