• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Potensi Cabai Merah di Bangka Tengah Sangat Potensial

Kamis, 24 Januari 2019 | 10:13 WIB
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh bersama lainnya memanen cabai dari Poktan Citra Desa Trubus. Foto : Ist
Loading...

Klikbabel.com, Perlang - Kelompok Tani (Poktan) Citra Desa Trubus melaksanakan panen cabai merah di Dusun Nadi Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Rabu (23/2/2019).

Klik Juga : Bonus Atlet Bangka Barat Belum Juga Cair

Dalam kegiatan panen tersebut turut hadir Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, kepala Dinas Pertanian Provinsi Babel, Kepala Balai Penyuluh Pertanian Babel, Kepala Dinas Pertanian Bateng, Perwakilan Bank Indonesia, kepala desa dan penyuluh pertanian se-Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mengatakan, panen cabai merah diatas lahan 1,4 hektar milik Acoi, salah satu petani dari Kelompok Tani Citra Trubus ini menandakan potensi tanaman cabai merah di Bangka Tengah sangat potensial. Dengan panen perdana ini menadakan potensialnya tanaman cabai merah di Bateng, berdasarkan data statistik pertanian produksi cabai di Bangka Tengah ini mencapai 274.230 kilogram, sedangkan rata-rata tingkat konsumsi cabai sebesar 1,79 kilogram/kapita/tahun," ujar bupati.

Sambungnya, berdasarkar data tersebut, kebutuhan cabai merah di Bangka Tengah yang sebesar 337.599,37 kg/tahun bila dibandingkan dengan produksi cabai merah, baru terpenuhi sebesar 86,39 persen dari total kebutuhan konsumsi masyarakat Bangka Tengah.

"Total produksi Kelompok Tani Citra Desa Trubus tahun 2018 sebesar 10 ton/hektar dengan produksi sebesar 80 ton/tahun maka, dengan begitu Poktan Citra Trubus ini memenuhi 25,20 persen penyumbang cabai dari total konsumsi cabai masyarakat Bateng," jelas Ibnu.

Ketua Kelompok Tani Citra Trubus, Acoi mengatakan harga jual cabainya saat ini Rp 23.000 per kilogram, meskipun harganya tidak terlalu mahal, Ia mengaku masih untung. "Biar harga tidak terlalu tinggi, kami masih untung karena sebesar 80 persen kami menggunakan pupuk organik dan sebesar 20 persen pupuk an organik atau kimia, untuk pengendalian hama dan penyakit biayanya masih dalam ambang aman dengan jumlah produksi sangat lumayan," terangnya.

Acoi mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Bangka Tengah, Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi Babel dalam membantu kegiatan budidaya cabai tersebut. "Kesuksesan budidaya cabai ini berkat dukungan dari semua pihak yakni Pemda Bateng, BI, Dinas Pertanian Babel dan pihak lain yang membantu," pungkasnya.

Loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com