• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Korupsi Kahati Bateng tak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Kamis, 10 Januari 2019 | 09:42 WIB
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Izhar. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

 Perkembangan kasus korupsi proyek pembangunan taman Keanekaragaman Hayati (Kahati) di kawasan hutan Kayu Pelawan desa Namang masih dalam tahap penyidikan (DIK).

Hal ini dikofirmasi langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Bateng, Izhar saat ditemui di kantornya. Ia mengatakan pihaknya saat ini sedang dalam proses penyidikan dan pemanggilan saksi-saksi. 

"Hingga saat ini Kami telah memanggil 20 orang saksi, termasuk saksi ahli dari Kementrian Lingkungan Hidup uga telah kami panggil untuk dimintai keterangan terkait kasus ini," ujar Izhar kepada klikbabel.com beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kegiatan proyek ini tidak sesuai dengan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu mengalami (TLO) atau total loss yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp1,48 milyar.

"(TLO) atau total loss merupakan standar kegiatan berdasarkan Peraturan Menteri yang tidak dilaksanakan dengan semestinya oleh satker tersebut. Dengan kata lain proyek tersebut pelaksanaannya tidak sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ungkap Izhar.

Sambungnya, pihak kejaksaan masih terus melakukan upaya penyidikan hingga ke tahap penuntutan sampai kerugian yang di alami negara dapat dikembalikan ke kas negara. 

"Kita akan terus lakukan upaya penyidikan, sampai saat ini tersangka pun kooperatif dan tidak menutup kemungkinan akan muncul tersangka-tersangka lain dalam kasus ini," tutupnya.



Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com