• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jadi Tersangka Korupsi Taman Kahati, Kepala DLH Bateng Masih Ngantor

Selasa, 08 Januari 2019 | 15:01 WIB
Kejaksaan Negeri Bangka Tengah saat diwawancarai wartawan. (Foto : ist)
Loading...

Klikbabel.com,Koba - Ali Imron, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka Tengah (Bateng) yang menjadi tersangka kasus korupsi Proyek Pembangunan taman keanekaragaman hayati (Kahati) yang berada di kawasan hutan kayu Pelawan Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah terlihat masih melakukan aktivitas seperti biasa di kantornya.

Klik juga : 80 Pedagang Ayam Mulai Pindah ke Lapak Baru di Pasar Kemangi

Dengan statusnya sebagai tersangka seharusnya sudah di bawah penahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bateng agar tidak adanya potensi kehilangan alat bukti. Saat dikonfirmasi di kantornya, Kasi Pidsus Kejari Bateng, Izhar mengatakan tersangka Ali Imron sampai saat ini sangat kooperatif dan alat bukti pun sudah dimiliki oleh pihak kejaksaan.

"Status tersangka bukan berarti menghalangi orang untuk beraktifitas, kecuali ada hal-hal yang patut membuat kita ada upaya paksa seperti tidak kooperatifnya tersangka, namun saat ini tersangka masih sangat kooperatif dan membantu kami dalam proses penyidikan," ujar Izhar.

Ia menambahkan, pengacara tersangka sudah menjalin kesepakatan dan komitmen kepada kejaksaan untuk selalu membantu penyidik dalam segala hal yang dibutuhkan dalam kelancaraan proses Penyidikan. "Ali Imron beserta pengacaranya sudah sepakat untuk bersikap kooperatif dan membantu proses penyidikan. Oleh karena itu tersangka bisa beraktivitas seperti biasa sampai proses selanjutnya," tandas Izhar. 

Diketahui, Ali Imron ditetapkan tersangka oleh Kejari Bateng dalam proyek Proyek Pembangunan taman Keanekaragaman Hayati (Khati) di kawasan hutan kayu Pelawan Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah dengan nilai kontrak 1,48 Milyar dari dana DAK.

Loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com