• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Soal Informasi Mahasiswa Babel di Taiwan, DPRD Babel Kebingungan

Kamis, 03 Januari 2019 | 21:23 WIB
Pertemuan DPRD Babel dengan Sekda dan Kadispendidikan. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang – Mengawali tahun 2019, Bangka Belitung mendapat berita yang kurang baik terkait kondisi para mahasiswa yang mengikuti Program Khusus Kerjasama Perusahaan Dan Universitas Di Taiwan. Pemberitaan tersebut datang dari beberapa media berita online nasional yang memberitakan bahwa para mahasiswa tersebut mendapat perlakuan tidak pantas selama bekerja di sana.

Kabarnya, mereka kerap mendapat kerja paksa hingga diberikan makanan non halal sebagai konsumsi. Tas informasi ini, DPRD Babel memanggil Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung untuk meminta konfirmasi terkait kondisi ini, Kamis (3/1).

Sekretaris Daerah, Yan Megawandi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengkonfirmasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendapati kebenaran akan informasi ini. Hasilnya, bahwa para mahasiswa di sana mengaku baik-baik saja, bahkan mereka juga membuat surat pernyataan keberatan atas pemberitaan yang dikeluarkan oleh media berita nasional tersebut.

“Mereka membuat surat pernyataan keberatan atas berita tersebut serta petisi menolak berita tersebut yang ditandatangai oleh seluruh mahasiswa asal Bangka Belitung," terangnya.

“Mereka juga menuntut beberapa media tersebut untuk mengkonfirmasi ke pihak universitas bahwa pemberitaan itu tidak benar," tambanya lagi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh M. Soleh selaku Keala Dinas Pendidikan Bangka Belitung. Ia menambahkan bahwa para mahasiswa di sana mengaku enjoy, tidak ada keluhan dari mereka termasuk para orang tua yang anaknya terlibat dalam program tersebut.

Atas jawaban dari pihak eksekutif ini, para anggota DPRD angkat bicara. Ketua Fraksi PPP, Azwari Helmi mengatakan bahwa DPRD perlu mengkaji kebenaran atas situasi ini. Ia yakin bahwa media berita online tersebut tidak hanya sembarang membuat berita. Untuk itu DPRD harus menggali lebih dalam dengan menghubungi para mahasiswa di sana.

“Mereka ini media berita online berskala nasional, tentu ada sumber-sumber penting dan juga prosedur yang tepat dalam menyampaikan berita kepada masyarakat. Kita juga harus berkomunikasi langsung dengan para mahasiswa di sana guna mendapatkan kebenaran atas pemberitaan ini," ujarnya di depan forum.

Senada, Ketua Komisi IV, Tanwin, mengusukan bagaimana tindakan DPRD membuktikan kebenaran atas berita ini dengan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.

“Awalnya kami Komisi IV sudah berkoordinasi masalah perjanjian, sudah clear, sekarang masalah kondisi dan situasi para mahasiswa di sana, kita perlu koordinasi lebih dalam lagi," saran politisi PKB ini.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya menyampaikan bahwa ada tekanan dari beberapa orang tua yang datang, yang mengatakan bahwa anaknya tidak mendapat perlakuan yang pantas di sana, namun dari pertemuan ini didapati hal sebaliknya. Maka ia menyimpulkan bahwa DPRD babel akan menyusun jadwal ke Kementerian Luar Negeri guna memperoleh informasi yang jelas atas berita ini.

“Di sini kita bingung mana yang benar, mana yang salah. Kita akan mengusulkan pihak Kemenlu untuk menginvestigasi permasalahan ini, jika memang Kemenlu tidak bisa baru kita action," pungkasnya. 

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com/rilis