• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Dinkes Babar Deklarasikan ODF Dua Kelurahan, Tahun 2019 Targetkan Tiga Desa

Kamis, 20 Desember 2018 | 18:59 WIB
Dukungan deklarasi ODF di Bangka Barat. Foto ; Ira/klikbabel.com

Klikbabel.com, Muntok - Dinas Kesehatan Bangka Barat hari ini (20/12/2018) mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau yang lebih dikenal dengan Stop Buang Air Sembarangan untuk dua kelurahan. Yaitu Kelurahan Sungai Baru dan Kelurahan Sungai Daeng di halaman Kantor Camat Muntok.

Kepala Puskesmas Muntok, Arsul Sani Sulaiman menjelaskan, Kelurahan Sungai Baru dan Kelurahan Sungai Daeng sudah diverifikasi pada tahun 2016 dan sudah masuk kategori ODF. Dikarenakan adanya pendatang baru jadi dua kelurahan tersebut di verifikasi ulang. Di Kecamatan Muntok sendiri, Arsul menambahkan ada 7 desa/kelurahan yang akan dideklarasikan ODF dalam jangka waktu yang berbeda. Di tahun 2019, pihaknya akan menargetkan tiga desa yang akan dideklarasikan ODF.

"Kita ada 7 desa/kelurahan, hari ini dua sudah mendeklarasikan. Insyaallah tahun 2019 itu nambah tiga lagi, dan 2020 atau 2021 akan nambah lagi yaitu Kelurahan Tanjung sama Desa Belo Laut. Tahun 2019 ini kita targetkan, paling tidak Desa Air limau, Air Belo dan Desa Air putih," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat menyebutkan persoalan BAB ini sudah lama dan menjadi sebuah hal yang penting. Karena ini merupakan bagian sanitasi total berbasis masyarakat yang berperan menyebabkan penyebaran penyakit dari persoalan lingkungan. "Kita usahakan ODF ini bisa teratasi, sehingga penyebaran penyakit yang disebabkan oleh lingkungan bisa diatasi," sebutnya.

Achmad melanjutkan salah satu contoh terkait dengan ODF ini adalah persoalan Stunting dan ini berkaitan dengan ODF yang belum teratasi. "Kalau kita ingin menuju daerah zero stunting, zero gizi buruk maka ODF ini harus bisa teratasi," tutupnya.



Penulis  : Ira
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com