• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Perekonomian Masyarakat Bangka Selatan Alami Penurunan

Kepala BPS Basel Zainubi. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) cenderung mengalami perlambatan dan penurunan hingga tahun 2017 dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Klik Juga : Benarkah Faye Nicole Jones Teman Bobo Wawan?

Badan Pusat Statistik (BPS) Basel mencatat, pendapatan masyarakat di tingkat regional Bangka Selatan tetap dipengaruhi oleh ekonomi nasional dan ekonomi kabupaten-kabupaten lain yang ada di Provinsi Babel. "Laju pertumbuhan ekonomi di Basel dibanding kabupaten lain memang agak rendah terhitung dari tahun 2013. Tahun 2013 memang meningkat diangka 4,46 persen, tahun 2013 sampai 2015 menurun," kata Kepala BPS Basel Zainubi, Kamis (13/12) pagi.

"Untuk penurunan laju ekonomi tahun 2014 tercatat 4,37 persen dan tahun 2015 turun juga menjadi 4,27 persen. Agak meningkat kembali tahun 2016 sebesar 4,30 persen, dan meningkat lagi tahun 2017 sebesar 4,57 persen. Kalau melihat statistik tahun ke tahun tidak dilihat dari kegiatan masyarakat ekonomi Basel menurun. Dibawah 5 persen penurunan," ia melanjutkan.

Dia menuturkan, laju pertumbuhan ekonomi dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) periode tadi hingga tahun saat ini menunjukkan peningkatan atau tren positif. Baik atas dasar harga berlaku (ADHB), maupun atas dasar harga konstan (ADHK) 2010. Pada PDRB ADHB, perkembangan perekonomian pada tahun 2013 sebesar 5.820, tahun 2014 sebesar 6.436, tahun 2016 sebesar 7.541 dan tahun 2017 sebesar 8.165 dan peningkatan juga terlihat pada PDRB ADHK walaupun tidak begitu signifikan.

"Pada tahun 2013 PDRB ADHK hanya sebesar 4.853, tahun 2014 sebesar 5.068, tahun 2015 sebesar 5.285, tahun 2016 sebesar 5.512 dan tahun 2017 sebesar 5.764. Dari 17 sektor, pembentuk pertumbuhan ekonomi melihat dari PDRB ADHK menurut lapangan terbesar adalah sektor A. Seperti pertanian, kehutanan dan perikanan," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com