• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


DPRD Babel Kembali Fasilitasi Keluarga Korban dengan Lion Air

Kamis, 13 Desember 2018 | 08:56 WIB
DPRD Babel memfasilitasi pertemuan keluarga korban dengan Lion Air. Foto : Ist

Klikbabel.com, Pangkalpinang - DPRD Bangka Belitung kembali memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban dengan pihak Lion Air, Rabu (12/12). Pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Pertemuan dipimpin Ketua DPRD Didit Sri Gusjaya didampingi Wakil Ketua Toni Purnama.

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menjelaskan, keluarga korban meminta untuk melakukan pencarian sisa korban yang belum ditemukan. Hal ini kata Didit, disanggupi oleh pihak Lion Air. "Mereka berjanji paling lambat tanggal 17 Desember kapal yang pencari korban sudah ada di perairan Karawang. Sebagai bentuk buktinya, DPRD dan pihak keluarga korban disiapkan kapal untuk langsung melihat bentuk fisiknya," terang Didit.

Menurut Didit, pihaknya juga mengapresiasi Lion Air karena masih melakukan negosiasi dengan pihak asuransi guna menghapus pasal-pasal yang memberatkan keluarga korban. Ia juga mewarning, pihak Lion Air untuk bisa memenuhi tuntutan keluarga korban tanpa syarat apapun. "Kami apresiasi kepada Lion Air karena masih melakukan negosiasi dengan pihak asuransi guna menghapus pasal-pasal yang memberatkan keluarga korban. Tapi kami menghimbau ini adalah warning terakhir, artinya setelah ini tuntutan keluarga korban harus dipenuhi tanpa syarat apapun," kata Didit.

Sebelumnya, perwakilan keluarga korban Edwin mendesak pihak Lion Air untuk segera membayar asuransi Rp 1,3 Miliar kepada keluarga korban. "Kami juga capek menghadiri pertemuan-pertemuan seperti ini yang tidak ada hasilnya. Kami ingin kepastian, kami ingin menuntut hak kami agar cepat dipenuhi oleh Lion," kata Edwin. Terkait poin persyaratan yang diajukan oleh pihak asuransi pihak Lion Air, Edwin meminta agar dihapuskan. Pihak korban meminta pencairan asuransi tanpa syarat apapun. "Kami tidak mengerti begitu banyak persyaratan yang tercantum dari pasal-pasal yang diajukan oleh pihak Lion kepada kami, seolah-olah hak asasi kami dikekang, asuransi itu kewajiban pihak Lion, jadi kami minta dihapuskan isi pasal-pasal yang telah memberatkan kami," ujarnya.

 



Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com