• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Musim Hujan Sebabkan Stok Sayur Berkurang

Senin, 10 Desember 2018 | 08:20 WIB
Sayur-sayuran yang dijual pedagang di Pasar Higienis Air Ruay. Foto ; Rama/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Pemali - Kekurangan stok sayuran lokal terjadi di Pasar Higienis Air Ruai, Pemali, Bangka, Bangka Belitung. Hal tersebut berdasarkan keterangan para pedagang sayur salah satu pasar tradisional di wilayah Kabupaten Bangka tersebut.

Intensitas hujan yang terbilang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Bangka hingga hari ini, menurut Niko, salah satu pedagang sayur di Pasar Higienis, menjadi salah satu penyebab tanaman sayuran berkurang. ''Kalau keterangan dari petani sendiri, tanaman mereka kadang kelebihan air. Jadi banyak yang busuk,''jelasnya, Senin (10/12/2018).

Ia melanjutkan, banyak petani yang mengeluh karena cuaca hujan. Sebagian besar sayuran, dikatakannya, lumayan banyak yang rusak. ''Sayurannya juga banyak gagal. Daunnya juga rusak,''ucapnya. Selain itu, para petani juga kesulitan dalam memberi pupuk. Terdapat juga petani yang mengalami gagal panen karena lahan mereka banjir. ''Kata mereka (petani) juga air membanjiri lahan pertanian mengakibatkan gagal panen,''ungkapnya.

Saat ini, Niko dalam beberapa hari belakangan juga cuma menjual 3 jenis sayur, yakni bayam, kangkung dan sawi. ''Sayur organik lainnya dan sayur sawi pahit agak kurang,''tukasnya. Untuk modal dagang sayuran yang dijualnya sendiri mengalami kenaikan dari beberapa waktu lalu, dan mengakibatkan harga jual juga ikut naik. Terlihat dari harga Sawi yang sebelumnya diterima dari petani seharga Rp. 8.000,- per kilogram (kg) sekarang naik menjadi Rp. 12.000,- per kg. ''Naik juga modal,sehingga kami juga terpaksa menjual dengan kisaran harga 16 ribu perkilonya,''tutup Niko.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com