• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Oji : KPU Tidak Mendata Orang Gila di Pinggir Jalan

Selasa, 04 Desember 2018 | 13:27 WIB
Suasana sosialisasi tahapan penyediaan logistik pemilihan umum 2019. (Foto : Rangga/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu memutuskan penderita gangguan jiwa bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang tertuang dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135 Tahun 2015.

Klik juga : KPU Babel Enggan Kesalahan Pemilu 2014 di 3 Kabupaten Terulang

Keputusan itu menimbulkan pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat. Terkait hal tersebut, Komisioner KPU Babel, Fahrurrozi atau akrab disapa Oji menjelaskan tugas yang diwajibkan kepada KPU atas keputusan MK yang juga sudah masuk dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2018 tentang penyusunan Daftar Pemilih.

"Atas keputusan MK, KPU punya kewajiban melindungi hak pilih yang memenuhi syarat. Salah satunya disabilitas. Banyak jenis bukan hanya fisik tapi juga mental. Tapi yang kami catat bukan orang gila di pinggir jalan, yang namanya sendiri sudah tidak tahu," ujarnya, Selasa (4/12/2018).

Dilanjutkan Oji di acara sosialisasi tahapan penyediaan logistik pemilihan umum 2019 di Swiss-BelHotel, yang mereka catat untuk dimasukkan ke DPT (Daftar Pemilih Tetap) memiliki standarisasi, baik secara medis dan klinis. "Yang di data adalah dalam proses rawat. Dimana memiliki keterangan dari dokter bahwa dia mampu untuk memillh, dan bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

"Jika tidak diakomodir justru kami melanggar hak asasi secara konstitusi berdasarkan Undang-undang 1945 mengenai seluruh warga negara memiliki hak untuk suara pada pemilu," tutupnya.

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com