• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bukit Muntai Basel Terancam Rata

Minggu, 02 Desember 2018 | 16:27 WIB
Bukit Muntai Basel digarap penambang. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Hijaunya Bukit Muntai Desa Keposang Kecamatan Toboali, Basel lambat laun semakin memprihatinkan. Pasalnya, aktivitas eksploitasi tambang timah secara ilegal semakin menjadi-jadi dan membabat secara perlahan sekitaran kaki bukit, tanpa memikirkan dampak buruk yang akan terjadi dimasa mendatang.

Pantauan di lapangan, kiri-kanan sepanjang jalan menuju kawasan perbukitan Muntai nampak telah tergerus membentuk lubang-lubang besar akibat kejamnya mesin pengais biji timah. Dari pantauan pula, mesin tambang diesel jenis dompeng dan sebuah alat berat jenis excavator/PC merek Kobelco berwarna hijau tengah aktif beroperasi diantara sela-sela tumpukan tanah yang membentuk bukit kecil sisa eksploitasi.

"Satu pak (excavator). Kurang tahu kami, malam datangnya, kami tidak tahu karena sore sudah pulang bekerja," kata salah seorang penambang, saat ditemui dilokasi sembari mengatakan becek jalan menuju titik pengoperasian excavator.

"Satu cuman, cuman berganti-ganti exsavatornya. Hari Jum'at lah, off kerja, ke kebun, bagi-bagi waktu. Kalau hanya mengharap TI (tambang inkonvensional) gak mungkin kan," timpal penambangainnya yang mengaku warga Toboali itu. Ironisnya, kondisi menyedihkan tersebut tak tersentuh oleh petugas Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Palas Muntai Dishut Babel yang letak kantornya tak jauh dari kaki perbukitan.

Keberadaan bukit disetiap daerah tak lain sebagai daerah resapan air. Tindakan penggerusan bukit sudah sangat jelas melanggar dua aturan sekaligus. Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang Nasional dan Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Kajian Lingkungan Hidup.

loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com