• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Soal Seleksi Kompetensi Bidang, Ini Penjelasan Rinci BKSDMD Bangka

Kamis, 29 November 2018 | 19:23 WIB
Kepala BKSDMD Bangka Surtam A. Amin. Foto : Rama/klikbabel.com

Klikbabel.com, Sungailiat - Hasil seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang digelar beberapa waktu lalu, tepatnya pada 5 hingga 10 November 2018 untuk Kabupaten Bangka, dinilai tidak sesuai harapan. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKSDMD) Kabupaten Bangka, Surtam A Amin kepada klikbabel.com, Kamis (29/11/2018).

Menurutnya, hasil ini jauh dari harapan, terlebih dari 1.938 peserta tes SKD hanya 80 orang yang berhasil mencapai nilai passing grade. ''Ini hasil yang ditetapkan oleh pihak Panitia Seleksi Nasional (Paselnas). Sangat menyedihkan karena hanya 80 orang yang penuhi passing grade. Maka dari itu, panselnas akhirnya mengambil kebijakan baru,''jelasnya.

Langkah tersebut, dituangkan didalam Permenpan Nomor 61 Tahun 2018 yakni, untuk formasi kosong yang tidak mencapai passing grade dihitung ulang berdasarkan peringkat jumlah nilai yang bersangkutan, tanpa melihat lagi passing grade para peserta tes.

Sementara itu, dalam menentukan peserta yang ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dikatakan Surtam, pada tanggal 24 November seluruh instansi BKSDM dipanggil untuk melakukan rekonsiliasi data ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Jadi nanti akan dicocokan data yang dipegang oleh BKN dengan data di masing-masing instansi. Pemkab Bangka dapat giliran 24 November jam 17.00 WIB sampai jam 18.30 WIB,''ucapnya.

Para peserta yang sudah memenuhi passing grade sendiri, sudah dapat langsung mengikut SKB, dan selisihnya jika tidak peserta yang lulus maka akan diambil tiga kali formasi. "Misal, guru kelas di salah satu SDN Sungailiat tidak ada peserta tes CPNS yang lulus passing grade, diambil jumlah nilai tertinggi, tiga kali formasi jika kuotanya satu maka diambil tiga orang peringkat yang terbaik," tuturnya.

Dalam menentukan hal ini sendiri, lanjut Surtam, nilai paling rendah harus mencapai 255, seandainya jika tidak ada yang mencapai 255 maka akan tetap dikosongkan. Selain itu, juga terdapat beberapa formasi kosong seperti bagi guru yang tidak mencapai passing grade 255, tetapi BKSDMD Bangka belum bisa mengungkapkan karena data belum disahkan.

''Kita tunggu datanya disahkan dulu. Harus ditandatangani kepala BKN, lalu ditetapkan bupati dan baru diumumkan ke para peserta,''tutupnya.

loading...
loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com