• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


DPRD Sahkan Raperda RPJMD Kabupaten Bangka

Senin, 19 November 2018 | 20:14 WIB
Paripurna DPRD Bangka. Foto ; Rama/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Rapat paripurna pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJDMD) tahun 2019-2023 dan pengesahan rancangan APBD tahun 2019, digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka, Senin (19/11/2018) di ruang Rapat Paripurna anggota DPRD Bangka.

Parulian Napitupulu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka mengatakan penyampaian raperda tentang RPJMD Kabupaten Bangka Tahun 2019-2023 sendiri, sudah disampaikan oleh Bupati Bangka pada rapat paripurna sebelumnya. Pembahasan RPJMD tersebut juga sudah dilakukan pihaknya (DPRD) bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka yang telah mencapai kesepakatan untuk disahkan menjadi Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Bangka melalui rapat paripurna.

''Hal tersebut sebagaimana ketentuan Pasal 264 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. RPJMD ditetapkan dengan peraturan daerah. Peraturan daerah tersebut sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan pemerintahan suatu daerah,"tegasnya. Ia melanjutkan, untuk RAPBD Kabupaten Bangka Tahun 2019, sebelumnya telah disampaikan melalui rapat paripurna pada 5 November kemarin.

Prihal RAPBD untuk tahun 2019 tersebut, dikatakan Parulian, telah dilakukan pembahasan bersama antara Badan anggaran (Banggar) DPRD Bangka bersama tim anggaran Pemkab Bangka tanggal 13 - 16 November lalu. ''Sudah dilakukan pembahasan dan telah mencapai kesepakatan agar diparipurnakan,''ungkapnya. Sementara itu, hasil pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Bangka tahun 2019 mendatang yaitu, Pendapatan daerah sebesar Rp. 1.164.299.782.000,-, kemudian belanja daerah sebesar Rp. 1.214.299.782.000,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sejumlah Rp. 618.419.410.872 dan belanja langsung sebesar Rp. 595.880.371.128,-. Defisit anggaran sebesar Rp. 50.000.000.000,-.

"Selanjutnya, untuk pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar 50 miliar rupiah dan Pengeluaran pembiayaan 0 rupiah. Untuk pembiayaan netto sebesar 50 milyar rupiah dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berjalan sebesar 0 rupiah,''tutupnya.

Loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com