• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jokowi Sebut Politik Genderuwo, PAN : Tagline Sandi Kerjo Legowo

Jumat, 09 November 2018 | 15:26 WIB
Ilustrasi. (Foto : detikX)

Klikbabel.com,Jakarta - Setelah menyebut politikus sontoloyo, kini Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali melontarkan istilah lain yakni politik genderuwo. Istilah itu ia tujukan kepada politikus yang melakukan propaganda dengan cara menakut-nakuti masyarakat.

Klik juga : Rupiah Menguat, Ini Penyebabnya

Istilah politik genderuwo itu dilontarkan Jokowi saat acara pembagian sertifikat kepada masyarakat di Tegal, Jawa Tengah, seperti dikutip dari suara.com (jaringan klikbabel.com), Jumat (9/11/2018). Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini menilai, politik gendoruwo itu untuk orang-orang yang suka melancarkan ujaran kebencian. Hal itu terdapat pada pendukung kedua pasangan capres, baik pasangan Prabowo-Sandi maupun Jokowi-Ma'ruf.

"Sepertinya itu untuk orang yang suka mencaci maki. Mungkin ada dari pendukung Pak Prabowo dan Pak Sandi, tetapi juga tidak kalah banyak di antara pendukung petahana," kata Faldo saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pesan tersebut penting disampaikan Jokowi sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara untuk kedua pendukung. Baik itu pendukung pasangan nomor urut 02, maupun pendukung pasangan nomor urut 01 selaku petahana. "Imbauan semacam itu saya kira penting disampaikan presiden untuk kedua pendukung," ujar dia.

Namun, kata dia, politik genderuwo tidak cocok dituduhkan ke pendukung pasangan Prabowo-Sandi. Sebab, pasangan nomor urut 02 punya tagline politik ‘Kerjo Legowo’. “Kami ini politik kerjo legowo. Bang Sandi kan dari dulu taglinenya empat as, kerja keras, ikhlas, cerdas, tuntas. Nah itu, politik kerjo legowo, itu kerja ikhlas udah dari dulu dikampanyekan cawapres kami kemana-mana,” imbuh dia.

loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Rangga
Sumber : suara.com