• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PPJ Sumbang PAD Terbesar Bagi Basel

Selasa, 06 November 2018 | 16:28 WIB
Kabid Penerimaan Daerah Bakuda Basel Yoko F Ratzumury. Foto : Devi Dwi/klikbabel.com

Klikbabel.com, Toboali - Pajak Penerangan Jalan (PPJ) menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tahun 2018. Dari target APBD Induk sebesar Rp 5,6 miliar, Badan Keuangan Daerah (Bakuda) meningkatkan target capaian PPJ pada anggaran perubahan sebesar Rp 7,3 miliar walaupun baru terealisasi sebesar Rp 6,2 miliar dengan persentase 84,72 persen.

"Pada anggaran Induk, target PPJ sebesar Rp 5,6 miliar melebihi target dan terealisasi sebesar Rp 6,2 miliar dengan persentase capaian 110,07 persen. Makanya kita tingkatkan pada perubahan menjadi targetnya Rp 7,3 miliar. Hingga bulan Oktober 2018 baru terealisasi diangka Rp 6,2 miliar," tutur Kepala Bakuda Basel Agus Pratomo melalui Kabid Penerimaan Daerah Yoko F Ratzumury kepada Klikbabel.com, Selasa (6/11).

Yoko menerangkan, untuk pajak daerah kedua yang menjadi penyumbang PAD terbesar ialah Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Dari target Rp 5,1 miliar hingga saat ini telah terealisasi sebesar Rp 4,4 miliar dengan persentase baru 86,43 persen. "Target memang ditingkatkan, sebab pada anggaran Induk dari target Rp 3,2 miliar tercapai Rp 4,4 miliar dengan persentase 138,20 persen. Pajak penyumbang PAD ketiga terbesar ialah pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dari target Rp 4,6 miliar telah tercapai pada perubahan Rp 4,7 miliar dengan persentase 101,13 persen," ulasnya.

"BPHTB kita tingkatkan capaian karena memang berpotensi ditingkatkan. Jadi pada anggaran Induk target pajak BPHTB Rp 2,5 miliar dan tercapai Rp 4,7 miliar dengan persentase 189,77 persen," sambung dia. Yoko membeberkan, untuk pajak daerah yang menjadi penyumbang PAD terkecil pada anggaran perubahan bulan Oktober 2018 ialah pajak sarang burung walet dengan target Rp 60 juta dan terealisasi Rp 39 juta dengan persentase 66,48 persen.

Kemudian ada pajak hiburan target Rp 37 juta dan terealisasi Rp 21 juta dengan persentase 57,43 persen serta pajak parkir target Rp 2,5 juta dan terealisasi Rp 1,5 juta dengan persentase capaian 60 persen.

loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com

Topik