• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


5 Warga Diadili, Putusan Hakim Kecewakan Warga Mabat

Selasa, 06 November 2018 | 07:07 WIB
Warga Mabat saat mendatangi PN Sungailiat. Foto ; Rama/klikbabel.com

Klikbabel.com, Sungailiat - Sidang putusan praperadilan penangkapan dan penahanan 5 warga oleh Polres Bangka di Pengadilan Negeri Sungailiat, dihadiri puluhan warga Desa Mabat, Kecamatan Bakam, yang menyaksikan putusan pengadilan tersebut.

Penasehat hukum warga, Karyono SH, usai persidangan mengatakan, setelah persidangan warga mengaku kecewa mendengar hasil putusan sidang praperadilan Senin (5/11/2018) sore, tentang penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka dugaan pencurian di kebun sawit milik PT THEP.

Kekecewaan warga tersebut diketahui karena hakim menolak gugatan praperadilan yang diajukan atas kasus tersebut. "Saya merasa kecewa dengan putusan Pengadilan Negeri Sungailiat, karena tidak memperhatikan bukti-bukti yang kita sampaikan. Kita keberatan dan tidak menerima keputusan yang mereka (Hakim) putuskan,"jelasnya.

Legalitas PT THEP yang bertindak melaporkan beberapa warga yang mencuri di kebun sawit tersebut, tidak diperhatikan oleh pihak pengadilan seperti dugaan PT Thep yang tidak memiliki Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU). Warga pun bersiap untuk membuktikan pada persidangan pidana nantinya, prihal putusan praperadilan yang menolak gugatan mereka tersebut.

Ia melanjutkan, nantinya warga akan menyiapkan beberapa pengacara yang tergabung dalam Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia. Ketua Harian Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia tersebut juga mengaku akan melakukan pembahasan bersama tim kuasa hukum dalam kemungkinan melaporkan kinerja Hakim PN Sungailiat yang memimpin persidangan praperadilan itu.

''Kami tetap merasa keberatan terhadap putusan hari ini. Ada suatu pertimbangan yang kami sampaikan dalam kesimpulan maupun alat bukti surat tapi tidak dipertimbangkan di dalam putusan,''ujarnya.

Pihaknya juga akan mengambil langkah proses hukum atas keputusan hakim tersebut dan akan membuat laporan ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Sidang dipimpin oleh Hakim tunggal Joni yang membacakan putusan atas gugatan praperadilan yang diajukan pemohon Didi Susanto, dan kawan-kawan melalui penasehat hukumnya.

Praperadilan yang diajukan pemohon sendiri, prihal sah atau tidaknya penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka oleh pihak Kepolisian. Pendapat hakim sendiri mengatakan 5 tersangka yang ditetapkan oleh Polres Bangka, memang merupakan pelaku tindak kejahatan pencurian yang tertangkap tangan oleh pihak keamanan perusahaan sawit.

Sementara tentang surat perintah penangkapan, dianggap telah dimiliki oleh kepolisian yang sesuai dengan alat bukti serta surat permintaan dimulainya penyidikan sudah disampaikan ke Kejari Bangka pada September kemarin. ''Penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka adalah sah menurut hukum. Dengan berdasarkan pertimbangan hukum tersebut praperadilan atas tersangka ditolak dan menolak seluruh permohonan dari pemohon,''ucap Hakim.

loading...
loading...


Penulis  : Kms.Ramandha
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com