• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bisnis Pot Kayu, Siapa Sangka Untungnya Puluhan Juta

Minggu, 04 November 2018 | 07:58 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Selama ini banyak orang mengenal kayu sebagai bahan yang rentan busuk dan lapuk. Apalagi kalau terkena air. Tetapi di tangan pengrajin rumahan pot kayu Hery Poedji Wahjono, Jakarta Timur, kayu bisa dimanfaatkan sebagai bahan pot kedap air. Dan bisa digunakan untuk menanam tanaman, lengkap dengan medianya tanamannya.

Kelebihan pot kayu buatan Hery ini, ringan, kedap air, dan bisa digunakan sebagai pengganti pot keramik. Bahan baku untuk membuat pot kayu kedap air sangat mudah seperti kayu pilang, sawo, rambutan, bambu petung, dan batok kelapa.

Batok kelapa bisa didapatkan dari pasar-pasar tradisional. Untuk proses pengerjaannya bahan dipilah-pilah terlebih dahulu, kemudian disortir tergantung dari penggunaannya. Misalkan hanya memilih batok kelapa tua. Bahan yang sudah dipilih kemudian menjalani proses pengeringan awal. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur selama seminggu. Setelah itu bahan direndam dalam cairan anti rayap, lalu dikering anginkan.

Proses selanjutnya adalah membuat pot aneka model sesuai yang diinginkan. Ada yang berbentuk segiempat, segi delapan, trapesium, bunlat, bermotif dan sebagainya. Setelah jadi, pot dihaluskan dengan menggunakan amplas. Selanjutnya memasuki tahap akhir, yaitu pot disemprot dengan waterproof.

Zat air “waterproof” ini lah yang menjadi rahasia pot ini tidak bisa tertembus air. Hampir semua proses pembuatan pot dilakukan secara manual. Kecuali proses pemotongan bahan, menggunakan mesin. Sepanjang pengalaman Herry sebagai pengrajin pot kayu rumahan belum ada produk sejenis ini di Indonesia. Karena itu ia akan mematenkan karya temuannya itu bukan bentuknya tetapi zat air waterproof yang diracik khusus olehnya sehingga tidak dijual di pasaran.

Keuntungan yang diraup Henry setiap harinya berkisar Rp35.000 – Rp170.000 dari hasil penjualan 26 buah pot. Mau berbisnis seperti Henry?

loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : okezone.com