• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bunuh Suami Bareng Selingkuhan, Terinspirasi dari Cerita Sinetron

Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:24 WIB
BS (kiri) dan SS (kanan), pelaku sekaligus istri dari korban pembunuhan yang dilakukan keduanya di Merauke, Papua. (Foto : kabarpapua.co)

Klikbabel.com,Merauke - Warga Merauke, Provinsi Papua Minggu lalu dihebohkan dengan adanya aksi pembunuhan yang dialami oleh Aiptu Ramin, Anggota Polisi dengan menggunakan palu seberat 3,5 kilogram. Setelah dilakukan penelusuran oleh Polres Merauke, akhirnya ditemukan dua orang pelaku yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Klik juga : Basarnas Perluas Radius Pencarian Lion Air Hampir 10 Km

Yang mengejutkan publik, pelaku pembunuhan yakni istri dari Aiptu Ramin sendiri berinisial SS bersama seorang teman lelakinya yaitu BS, yang diketahui merupakan selingkuhannya. Dikutip kabarpapua.co (Jaringan klikbabel.com) berdasarkan penuturan Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Micha Toding Potty mengatakan, pengakuan SS, jika skenario pembunuhan terhadap suaminya itu terinspirasi dari beberapa referensi novel dan sinetron.

"Jadi skenario ini dibuat seakan-akan korban terjatuh di kamar mandi saat mau mengambil air wudhu. Seakan-akan suaminya nanti meninggal akibat terbentur jatuh di kamar mandi. Apalagi melihat dari riwayat kesehatan, suaminya pernah alami sakit jantung kronis. Subuh itu," ujarnya. 

Setelah berhasil menjalankan aksinya, SS pun memerankan seolah-olah suaminya terjatuh di kamar mandi dan berteriak. "BS melakukan aksinya sekitar pukul 03.00 WIT, dan lalu menyeret korban menaruhnya di kamar mandi. Selesai aksi tersebut, SS yang saat itu berada di kamar tidur lalu berpura-pura berteriak minta tolong. Beberapa tetangga SS datang membantu korban membawanya ke rumah sakit," terangnya.


Kisah Cinta Lama Bersemi Kembali

Kematian Aiptu Ramin yang kesehariannya sebagai Kanit Intelkam Polsek Tanah Miring, Merauke melibatkan dua orang yang merupakan istrinya sendiri bersama selingkuhannya. Penyidik Polres Kanit Tindak Pidana Umum Polres Merauke, Aiptu Warno menyebutkan, tersangka SS dan BS ini sebenarnya sudah menjalin cinta sejak masih duduk di bangku SMA.

Seiring waktu, BS menikah dan begitu juga SS yang menikah dengan Aiptu Romin. Singkat cerita, belakangan BS menceraikan istrinya dan di tahun 2009, kedua pasangan ini bertemu kembali dan menjalin hubungan terlarang. Walau saat itu, SS masih berstatus seorang Bhayangkari atau istri seorang polisi.

Tak lama, hubungan terlarang tersebut kembali kandas, sehingga memaksa BS meninggalkan Merauke dan kembali menikah denga wanita asal Jawa. Namun, 2016 lalu BS kembali ke Merauke untuk kedua kalinya dan kembali ke cinta pertamanya, SS hingga keduanya berulangkali berkeingin untuk menikah. Namun, keinginan itu tak bisa terwujud sebab permintaan cerai SS kepada suaminya selalu ditolak Aiptu Ramin selaku suami sahnya.

Bahkan kata Warno, BS mengaku rela menceraikan istri keduanya agar bisa bersama SS. “Perceraian BS dengan istri keduanya telah dilakukan pada awal tahun 2018. Sebab saat itu BS mengaku sudah sangat berniat menikahi SS,” jelas Warno seperti apa yang dikatakan BS kepadanya.

loading...
loading...


Penulis  : Caturangga
Editor    : Rangga
Sumber : kabarpapua.co