• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jadi Lokasi Eksploitasi Tambang, Perlang Kecewa tak Dapat Dana Pasca Penutupan

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 18:05 WIB
Lokasi eksploitasi tambang yang berlokasi di desa Perlang, Bangka Tengah. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Perlang - Ketua kelompok ikan air tawar desa Perlang, Bangka Tengah (Bateng), Sahori mengungkapkan rasa kecewa dengan PT. Koba Tin atas program pasca tambang timahnya. Pasalnya, dana jaminan penutupan pasca tambang PT Koba Tin yang mencapai Rp200 Milyar tersebut tidak dibagikan secara merata.

"Perlu kita ketahui bersama dana jaminan penutupan tambang PT. Koba Tin nilainya cukup besar. Dana tersebut yang seharusnya digunakan untuk kegiatan peningkatan sosial, ekonomi, pendidikan, keagamaan dan kesehatan dibagikan tidak merata," ujar Sahori, Sabtu (27/10/2018).

Sahori mengatakan, dua dusun yang ada di desa Perlang, yakni Sadap dan Nadi, merupakan titik ekploitasi besar-besaran yang dilakukan PT. Koba Tin. Lubang bekas tambang yang masih menganga dengan kedalaman puluhan meter itu pun masih membekas.

"Desa Perlang harus mendapatkan perhatian dari petinggi PT. Koba Tin dan Pemerintah Pusat. Tempo lalu kami sudah mengajukan proposal budidaya ikan air tawar dan sudah diketahui Bupati Bangka Tengah sebagai syarat pengajuan proposal. Boro-boro dapatkan bantuan, kabar berita saja tidak ada," katanya.

Ia pun menegaskan perlakuan Koba Tin sebagai sikap diskriminatif. "Boro-boro mau bangun sekolah, menunjang ekonomi usaha kecil hingga kesehatan. Program budidaya saja tidak terealisasi," ungkapnya.

Sahori mengusulkan, jika memang harus adil, pihaknya hanya meminta bibit ikan air tawar. Namun, jika pun tidak ada, bibit anak buaya pun biaa untuk diisikan ke lubang bekas tambang. "Nah kalau buayanya sudah besar-besar, nanti kita jadikan tempat wisata seribu buaya. Jangan seperti sekarang, lubang banyak yang menganga tapi tidak dimanfaatkan," ungkapnya.

loading...
loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : Klikbabel.com