• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


TI Ilegal di Tanah Pemda Cemari Kolam Budidaya, 2000 Bibit Nila Mati

Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:39 WIB
Hermanto, Kepala UPTD Perikanan Bangka Tengah. (Foto : Faisal/klikbabel.com)

Klikbabel.com,Koba - Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) ilegal di tanah Pemda belakang kantor Kejaksaan Bangka Tengah (Bateng) menyebabkan aliran sungai Air Isi mengalami pencemaran oleh limbah penambang. Kolam budidaya ikan dari Dinas Perikanan Bangka Tengah yang selama ini memanfaatkan air dari aliran sungai air isi kini mendapatkan imbas dari limbah hasil penambangan ilegal tersebut.

Klik juga : Hanafi Ditemukan Tak Bernyawa di Kolong Pemandian

"Kegiatan ilegal di titik hulu sungai tersebut membuat aliran sungai penuh dengan limbah dan kami yang selama ini memanfaatlan aliran di hilir sungai mendapatkan efeknya, kurang lebih 2 ribuan bibit nila mati dan hampir 300 ekor induk nila juga mati, ujar Hermanto Kepala UPTD Perikanan, Rabu (24/10/2018).

Hermanto mengatakan, untuk meminimalisir dampak limbah yang masuk ke kolam, pihaknya membuat saringan atau filter untuk menahan buih hitam limbah masuk ke perkarangan kolam ikan. "Ya walaupun sudah kami minimalisir dengan filter tetap saja kami tidak mau mengambil resiko semakin banyaknya ikan yang mati, sehingga seluruh ikan di kolam yakni ikan koy, ikan emas, dan ikan patin kita pindahkan ke bangsal indor," ungkapnya.

Hermanto menambahkan, kejadian ini terjadi setiap bulan sepanjang tahun 2018, padahal sudah rutin dilaporkan aktivitas tersebut ke Satpol PP dan Polres Bangka Tengah. "Kami sangat mengharapkan agar aparat penegak hukum sigap untuk menertibkan tambang tersebut. Apalagi kan mereka beraktivitas di tanah pemda, bila perlu setelah penertiban beri semacam punishment agar mereke jera supaya aktivitas ilegal itu tidak muncul lagi," tandas Hermanto.

loading...
loading...


Penulis  : Faisal
Editor    : Rangga
Sumber : klikbabel.com